Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai wartawan di rumah dinasnya siang tadi
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai wartawan di rumah dinasnya siang tadi (ian)

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meminta semua pihak agar melihat secara jernih persoalan kisruh lahan pantai di bibir pantai Kuda laut, Baran, Kecamatan Meral.

Ini diungkapkannya saat diwawancarai wartawan di rumah dinasnya, Jumat (1/12/2017). Rafiq mengungkapkan komentarnya terkait persoalan lahan pantai dan laut yang telah dimiliki seorang pengusaha di Karimun tersebut.

“Persoalan ini harus kita lihat secara jernih. Kami selaku pemerintah daerah tidak boleh langsung membatalkan antara sertifikat A dan B, karena ini masalah proses hukum. Kita serahkan saja pada proses hukum,” kata Rafiq.

Rafiq menyebut, PemKab Karimun melalui dinas Perikanan dan Kelautan telah turun kelapangan untuk mengecek dan memfasilitasi antara pihak nelayan dengan pengusaha atau pemilik lahan terkait masalah ini.

Diberitakan sebelumnya, puluhan masyarakat nelayan tradisional Kuda Laut menggelar aksi protes eksekusi lahan yang dilakukan oleh pihak Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Jumat (17/11/2017) lalu di bibir pantai Kuda Laut, Baran, Kecamatan Meral.

Para nelayan tersebut memprotes atas sikap pihak pengadilan yang melakukan ekesekusi tanah, pantai beserta laut di kawasan Kuda Laut atas dasar gugatan dari salah seorang yang mengakui lahan, pantai dan laut tersebut telah dibeli.

Akibatnya para nelayan yang tinggal dipinggiran pantai yang biasa melaut di kawasan tersebut tidak dapat melaut untuk mencari ikan. (ian)