Karimun, Lendoot.com – Puluhan personel TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun menggelar razia Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, Rabu-Kamis (8-9/6/2022) tadi.
Mengenakan seragam lengkap, para aparat penegak hukum ini tampak memasuki satu per satu blok jeruji besi tempat warga binaan sedang beristirahat.
“Kita bersama Polri dan BNNK mendatangi Rutan Karimun, dan masuk ke sejumlah blok jeruji besi Narapidana,” ujar salah seorang aparat TNI dari Kodim 0317/TBK.
Kedatangan TNI, Polri dan BNNK tengah malam hingga dini hari itu untuk melaksanakan kegiatan razia gabungan. Kegiatan razia gabungan ini dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, Yogi Suhara.
Yogi Suhara mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan TNI, Polri dan BNNK untuk memaksimalkan pemeriksaan saat razia.
“Razia sebenarnya rutin dilakukan tim internal kita, satu kali dalam seminggu, namun kali ini kita melibatkan TNI, Polri, dan BNNK agar lebih maksimal,” ujarnya.
Ini dilakukannya karena alasan personel Rutan tidak mampu sendiri melakukannya,“mengingat jumlah petugas kita saat ini hanya 60 orang, dan petugas regu penjagaan hanya 7 orang,” ujar Yogi Suhara lagi.
Yogi mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Tadi kita melakukan razia di 8 kamar laki-laki, dan 2 kamar perempuan. Target kita adalah barang-barang terlarang seperti handphone, narkoba, senjata tajam dan barang lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” ungkap Yogi.
Dari hasil razia, tim gabungan menemukan sejumlah barang terlarang seperti kartu, tali, alat cukur, paku dan besi.
Selain razia barang terlarang, tim gabungan juga turut melakukan tes urin terhadap sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Tes urin kita lakukan secara acak, WBP yang di tes juga dipilih langsung oleh TNI, Polri dan BNNK, bukan dari internal kita. Alhamdulillah, dari 10 sample acak yang kita tes semua hasilnya negatif,” ucap Yogi.
Kegiatan razia gabungan yang diinisiasi oleh Rutan ini mendapat sambutan baik dari BNNK Karimun.
Salah seorang personel BNNK, Andin mengatakan bahwa tes urin ini sudah sering dilakukan terhadap WBP Rutan Karimun.
“Tes urin ini bukan pertama kali kita lakukan di Rutan, namun sudah sangat sering. Selama kita melakukan tes urin, sampai saat ini belum ada kita temui hasil positif,” kata Andin.
Usai razia, seluruh barang terlarang yang ditemukan tersebut nantinya akan dimusnahkan.Ke depan, kegiatan serupa masih akan terus digelar pihak Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun. (msa)

