Lingga – Seorang nenek berusia 65 tahun di Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, merasakan kehilangan nyawanya akibat adanya bangunan yang roboh, Minggu (19/1/2025).
Bangunan roboh akibat tembok pembatas antara kamar mandi dan dapur rumah warga setempat amblas. Ini yang menyebabkan si pemilik rumah seorang nenek berusia 65 tahun meninggal dunia.
Korban ditemukan tetangganya, pukul 08.30 WIB dalam keadaan duduk di dekat reruntuhan. Meskipun tidak ada darah yang terlihat, wajah korban tampak memar, menandakan bahwa ia tertimpa tembok yang roboh tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, korban tinggal seorang diri di rumah tersebut. Sebelumnya, korban sedang mencuci piring di dapur. Tembok pembatas, yang menjadi pemisah antara kamar mandi dan dapur itu, amblas kemudian menimpa tubuhnya.
Seorang saksi mata, Darwan yang juga tetangga korban mengatakan, ia adalah orang pertama yang menemukan korban. Selanjutnya, ia meminta bantuan warga lainnya untuk mengevakuasi dan membongkar reruntuhan bangunan. Namun, sayangnya nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Saat ditemukan, korban dalam posisi duduk, namun sudah tertimpa reruntuhan tembok pembatas,” kata Darwan
Sementara itu, Kapolsek Dabo Singkep, AKP Zainur, yang turun langsung ke lokasi kejadian membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, amblasnya tanah di bawah rumah korban merupakan penyebab utama robohnya tembok pembatas antara kamar mandi dan dapur.
“Kejadian ini merupakan akibat dari tanah yang tergerus oleh abrasi, yang semakin melemahkan struktur bangunan,” ujarnya.
Untuk itu, AKP Zainur mengimbau warga di daerah pesisir untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi bangunan mereka di tengah cuaca yang tidak menentu. (gaf)

