Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat membacakan pidato pengantar dalam rapat paripurna
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat membacakan pidato pengantar dalam rapat paripurna (ian)

Karimun, Lendoot.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun menggelar rapat paripurna tentang rancangan Kebijakan Umum Anggaran pendapatan dan belanja daerah (KUA) perubahan serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2017, Senin (21/8/2017).

Dalam rapat tersebut, Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyampaikan Pendapatan daerah Kabupaten Karimun tahun 2017 diprediksi sebesar Rp 1.196.027.195.016 terjadi peningkatan target pendapatan pada perubahan APBD Perubahan anggararan 2017 sebesar Rp 3,2 persen. Belanja Daerah pada perubahan sebesar 1.332.587.222.093 jumlah belanja ini terjadi peningkatan sebesar 5, 65 persen.

Jika dibandingkan dengan belanja APBD murni tahun 2017 sebesar Rp 1.261.307.054.442, pembiayaan terdiri dari pembiayaan penerimaan dan pembiyaan pengeluaran. Dalam rancangan kebijakan umum perubahan APBD serta PPAS perubahan pembiayaan diproyeksikan Rp 136.560.027.077. Sedangkan target pembiayaan pada APBD murni 2017 sebesar Rp 100.390.480.541.

Sementara, pembiayaan pada APBD murni tahun 2017 terdiri dari pembiayaan penerimaan sebesar Rp 102.490.480.541 dan pembiayaan pengeluaran untuk pemenuhan modal BPR Karimun sebesar Rp 2,1 miliar. Pada ABPD perubahan pembiayaan pengeluaran tidak dianggarkan.

Jika dibandingkan antara APBD perubahan 2017 dengan target pendapatan yang berjumlah sebesar Rp 1.196.027.195.016, dan belanja daerah yang mencapai Rp 1.332.587.222.093 maka terdapat selesih sebesar Rp 136.560.027.077 adapun selisih tersebut ditutup dengan pembiayaan penerimaan, sehingga selisih antara APBD menjadi nihil. (ian)