Karimun, Lendoot.com – Ahadian Zulseptriadi, Koreografer sekaligus Pimpinan Pusat Latihan Seni Pelangi Budaya Studio Kabupaten Karimun merasa bangga melihat anak didiknya mampu bersaing dan tampil dalam pembukaan acara Liga Dangdut Indonesia di Salah satu televisi Nasional, Sabtu malam (31/03/2018) lalu.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bangga melihat para anak didik saya bisa mengikuti jejak sanggar terkenal di Indonesia seperti Batavia Dance Studio, serta dqpat membanggakan keluarga, sekolah, dan mampu membawa harum daerah kita Kabupaten Karimun,” kata Adi kepada Lendoot.com, Senin sore (2/4/2018).

Menurutnya, berkesempatan tampil di Stasiun televisi Nasional Indosiar itu tidaklah muda dalam acara megah tersebut, yang hanya berasal dari sebuah Kabupaten. Ini merupakan hal yang sangat membanggakan, sehingga dapat lebih termotivasi dalam mengembangkan seni tari serta mengharumkan nama Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang telah mendukung dalam hal ini, dan juga pihak Batavia Dance Studio Indonesia dan pihak Indosiar, yang memberi kesempatan kami untuk dapat tampil. Ini tentu menjadi suatu hal yang bersejarah bagi penari-penari kami,” ujarnya.

Sementara itu, Koreografer sekaligus Owner Batavia Dance Studio Indonesia, Dedi Puja Indra mengaku bangga dengan semangat anak Kabupaten Karimun Kepulauan yang antusias mengembangkan seni di bidang seni tari.

“Saya melihat saat ini Pelanggi Budaya Studio semakin menonjol, semakin ke sini jauh lebih bagus perkembangannya. Apalagi antusias untuk menjadi yang terbaik saya lihat sangat besar, terlebih Ahadian sebagai koreografer dalam Pelangi Budaya terlihat upayanya dalam mengembangkan seni tari di daerahnya, ide-idenya juga cemerlang salut buat Ahadian,” ucap Dedi.

Dedi menjelaskan, puluhan penari Pusat Latihan Seni Pelangi Budaya Studio Kabupaten Karimun telah layak tampil di acara besar seperti ini. Dan ini menandakan anak Kepri mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi lagi.

“Alhamdulillah meskipun mereka baru kita berikan gerakan tarian dalam waktu setengah hari untuk tiga buah tarian, namun hingga acara selesai tidak terdapat hambatan, semua berjalan dengan lancar,” kata Dedi yang juga merupakan anak Kepri lahir di Tanjung pinang.

Saat acara berlangsung, Pelangi Budaya Studio terlihat mempromosikan serta memberikan oleh-oleh titipan dari Pemerintah Kabupaten Karimun dan Dekranasda berupa Kain Batik serta Kerupuk asli daerah Kabupaten Karimun. (Riandi)