Tanjung Pinang, Lendoot.com – Rapat Paripurna pandangan akhir fraksi di DPRD Provinsi Kepri terhadap Ranperda Bangunan Berciri Khas Melayu, Senin (1/4/2019) terpaksa ditunda. Ini setelah pimpinan sidang, Wakil Ketua DPRD Kepri HusnizarHood mengetuk palu penundaannya.

“Paripurna terpaksa ditunda pada hari Kamis (4/4/2019) mendatang. Karena tidak kuorum,” kata Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepri, Husnizar Hood, di kantornya, Senin (1/4/2019).

Berdasarkan absensi di Sekretariat Dewan (setwan), dari total 45 anggota DPRD Provinsi Kepri, yang tampak hadir hanya 14 orang. Sementara 31 anggota lainnya tidak dapat hadir pada rapat paripurna tersebut.

Husnizar membeberkan, alasan banyaknya anggota dewan yang tidak hadir paripurna dikarenakan sebagian besar tengah mengikuti agenda politik di  daerahnya masing-masing.

Sidang paripurna ini merupakan agenda yang cukup penting yang juga harus diikuti oleh tiap-tiap anggota dewan.

“Kita berharap seluruh tahapan pembahasan ranperda diikuti semua anggota dewan, biar tidak terkesan adanya pembiaran dari masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, politisi demokrat itu menginstruksikan semua ketua fraksi berikut anggotanya dapat hadir dalam sidang paripurna dengan agenda pembahasan yang sama, Kamis mendatang.

“Ketua fraksi harus mendata siapa saja anggotanya yang hadir, supaya tidak ada lagi penundaan paripurna,” ungkapnya. (hs)