Detik-detik tenggelamnya kapal nelayan di Selat Mendaun, dini hari tadi. (foto istimewa)
Detik-detik tenggelamnya kapal nelayan di Selat Mendaun, dini hari tadi. (foto istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Detik-detik menegangkan dialami dua orang nelayan Selat Mendaun saat sedang melaut di perairan Selat Mendaun, Kecamatan Karimun, Selasa (27/12/2016) sekitar pukul 02.00 WIB, dinihari tadi.

Kejadian ini disebabkan saat kapal motor (KM) pompong jaring yang ditumpangi dua nelayan dari tersebut tenggelam.  Ini terjadi setelah sebelumnya bertabrakan dengan Speed Boat (SB) mesin tempel 40 PK dari Kelurahan Buru Kecamatan Buru.

Peristiwa ini diawali dengan dua kapal yang datang secera bersamaan dan tekong keduanya diduga sama-sama tidak mengetahui adanya kapal di depannya. Kurangnya alat penerangan kedua kapal diduga kuat sebagai penyebabnya.

Dari kejadian tersebut KM pompong dari Buru mengalami kerusakan kecil dan langsung kembali ke Buru. Sementara speed boat 40 PK dari desa selat Mendaun terbalik dan menghilang.

Informasi ini dihimpun Lendoot.com dari Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Kabpaten Karimun yang turun langsung ke lokasi.

Dedi, Ketua Tagana Kabupaten Karimun mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pencarian laut dengan kapal motor dolphin. Dedi mengatakan bahwa, saat ini kapal Speed Boat 40 PK sudah ditemukan dan telah dilakukan dievakuasi dengan selamat.

“Sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa. Untuk penyebabnya diduga karena kurang penerangan,” katanya.

Adapun nama pemilik kapal Speed Boat 40 PK yakni, Iwan Triyono dan Zukri dan untuk korban dari nelayan ada dua orang yakni nelayan tenggiri dari Selat Mendaun. Sementara nelayan yang dari Buru sudah langsung pulang ke Buru setelah kejadian.

“Tadi sekitar pukul 09.00 WIB kita sudah kita temukan dua nelayan di peraian selat Mendaun itu,” jelas Dedi. (ian)