warga Karimun mengantri untuk mendapatkan minyak tanah di pangkalan minyak tanah di gang tepat depan simpang Vihara Cetiya Vidya Sagara Klenteng Zhu Ong, Kelurahan, Meral Kota, Kecamatan Meral, Rabu (20/3/2019) siang.
warga Karimun mengantri untuk mendapatkan minyak tanah di pangkalan minyak tanah di gang tepat depan simpang Vihara Cetiya Vidya Sagara Klenteng Zhu Ong, Kelurahan, Meral Kota, Kecamatan Meral, Rabu (20/3/2019) siang.

Karimun, Lendoot.com – Sateria Wati, warga Karimun mengganti minyak tanah yang menjadi kebutuhannya sehari-hari dengan bahan bakar solar.

Hal tersebut terpaksa dilakukannya mengingat langkanya minyak tanah subsidi yang terjadi di Kabupaten Karimun akhir-akhir ini.

Ria mengatakan, inisiatifnya tersebut timbul setelah melihat sebuah artikel yang ada di media sosial Facebook.

“Awalnya tak sengaja membaca artikel di Facebook, lalu timbul pemikiran untuk mencobanya,” katanya, Kamis (21/3/2019) kemarin.

Iapun mengisi minyak solar tersebut ke dalam kompor dengan mengganti sumbu-sumbu baru walaupun awalnya masih menimbulkan asap.

Untuk memulai melakukan percobaan pertama, Ria mencoba mengganti sumbu kompornya dengan sumbu kompor khusus untuk kompor bio solar.

“Saya beli sumbu khusu yang baru, kudian saya coba dan akhirnya berhasil, memang sih awalnya berasap dulu, tapi lama-lama apinya sama saja kayak kompor minyak tanah,” ujarnya. (riandi)