Karimun, Lendoot.com – Stand bazar milik Pemerintah Kabupaten Karimun diserbu pengunjung pada pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau ke-7 tahun 2018, yang digelar di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Selasa (8/5/2018) malam.

Penyerbuan yang dilakukan pengunjung itu bukanlah adanya hal yang negatif. Melainkan, penyerbuan tersebut adalah ramainya pengunjung yang hendak mengabadikan kemegahan stand milik Kabupaten Karimun yang mengusung 4 Azam di Bumi Berazam dengan cara berfoto dan selfi.

Tidak sedikit pengunjung yang ingin mengabadikan momen tersebut. Melihat antusias masyarakat, selain masyarakat Kabupaten Karimun, tampak beberapa pengunjung dari Kabupaten/Kota lain turut mengabadikan stand tersebut.

Melihat ramainya pengunjung tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli merasa bangga karena menurutnya, kerajinan yang dibuat anak Kabupaten Karimun mampu membuat perhatian pengunjung.

“Saya pribadi merasa bangga ya. Tadi juga ada dari masyarakat Kota Batam, mereka datang berfoto disini. Mereka takjub melihat kerajinan dari anak Karimun dan bisa diandalkanlah,” kata Yosli.

Dia menjelaskan, design daripada stand tersebut memang sudah jauh-jauh hari dirancang dengan menampilkan ciri khas Kabupaten Karimun sesuai empat Azam, salah satunya menampilkan tugu MTQ beserta tulisan Karimun.

“Insya’allah kesiapan kita sudah siap, kita sudah merencanakan dan membangun Stan ini lebih kurang 3 pekan sebelum pelaksanaan. Ini designernya dari kita, namun yang membantu merakitnya kita minta orang sini. Design ini kita lakukan sesuai ciri khas kabupaten Karimun yaitu tulisan Karimun dan tugu MTQ yang melambangkan 12 tiang itu,” ujarnya.

Dia menambahkan, selain itu, ada juga beberapa kerajinan andalan Kabupaten Karimun yang ditampilkan, salah satunya sebuah grafiti yang terbuat dari bahan triplek dan beberap kerajinan tangan timah yang dilakukan oleh pemuda Kabupaten Karimun.

“Selain itu, ada beberapa kerajinan andalan kita yang ada di kabupaten Karimun kita tampilkan disini, salah satunya suatu kerajinan tangan dari bahan triplek, timah-timah hasil kerajinan tangan dari pemuda kita yang kita sekolahkan berjumlah 6 orang selama 6 bulan,” tambahnya. (Riandi)