Ini kendaraan dinas yang menabrak sepeda motor Rahman yang menyebankan korban meningal dunia, 5 Januari 2017 lalu. (dok lendoot)
Ini kendaraan dinas yang menabrak sepeda motor Rahman yang menyebankan korban meningal dunia, 5 Januari 2017 lalu. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Kasus kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengedara sepeda motor, A Rahman (45), yang terjadi di Kelurahan Tanjungberlian Kota, Kecamatan Kundur Utara, Kamis (5/1/2017) lalu, sudah terungkap penyebabnya.

Dari hasil penyelidikan polisi, ternyata pengendara mobil dinas dengan nomor polisi BP 105 A, bernama Wawan itu positif mengkonsumsi narkoba. Wawan disebut mengkonsumsi narkoba sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Kepala Unit Lantas Polsek Kundur Ipda Sadi mengatakan, pada saat menjalani pemeriksaan penyidik, tersangka sudah mengakui telah mengkonsumsi narkoba. Pengakuan tersangka diperkuat dengan dilakukannya tes urine di RSUD HM Sani, Sabtu (7/1/2017) lalu. Dan, hasilnya tersangka positif mengkonsumsi narkoba.

“Tersangka mengakui mengkonsumsi narkoba pada malam sebelum terjadinya tabrakan itu. Dari hasil tes urine itu, diketahui kalau tersangka positif menggunakan narkoba,” ungkap Sadi kepada wartawan di ruang kerjanya seeperti dikutip dari Haluan Kepri, kemarin.

Sadi mengatakan kemungkinan tersangka berada dibawah pengaruh narkoba, sehingga tidak berkonsentrasi dalam menyetir yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan maut tersebut.

“Tersangka tidak berkonsentrasi mengendarai mobilnya dengan Kecepatan tinggi. Bahkan laju kendaraannya cukup kencang, diperkirakan diatas 70 kilometer atau bahkan 100 kilometer per jam. Hingga akhirnya dia menabrak korban Abdul Rahman yang mengendarai sepeda motor dari arah yang sama,” terang Sadi.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di Jalan Hang Jebat, Kelurahan Tanjungberlian Kota, Kecamatan Kundur Utara, Kamis (5/1) sekitar pukul 11.15 WIB. Satu unit mobil dinas plat merah jenis Toyota Avanza warna silver BP 105 A yang dikemudikan Wawan menabrak sepeda motor BP 4461 KJ yang dikendarai Rahman, hingga menyebabkan dia meninggal dunia. (*/sjs)