Sejumlah pemuda Karimun saat menyampaikan laporan ke Polres Karimun, beberapa hari lalu. (foto istimewa)
Sejumlah pemuda Karimun saat menyampaikan laporan ke Polres Karimun, beberapa hari lalu. (foto istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Terkait kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan di media sosial (medsos) facebook yang terjadi beberapa hari belakangan di Karimun, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan dewasa menggunakan medsos.

Lulik Febyantara mengatakan, masyarakat agar lebih bijak dan menjaga kesopanan di media sosial.”Hormati orang. Karena belum tentu yang kita pikirkan sama dengan orang lain. Bijaklah dalam bermedsos,” kata Lulik, Senin (2/7/2018) sore.

Dengan adanya kasus tersebut, Lulik juga berpesan agar masyarakat Karimun jangan terpancing emosinya lagi sehingga melakukan hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan kepentingan bersama.

“Saya berpesan agar masyarakat Karimun jangan terpancing. Serahkan dan percayakan kepada kami pihak kepolisian untuk memprosesnya,” ujarnya.

Sebelumnya, pria berinisial ASD dilaporkan ke Polres Karimun oleh beberapa Organisasi Kepemudaan Tempatan Karimun terkait komentarnya di media social. Komentar ASDdiduga kuat mengandung ujaran kebencian dan penghinaan masyarakat setempat.

Beberapa OKP, diantaranya DPD Perpat Karimun, DPD Jantan Karimun, Hulubalang, perwakilan PP Karimun dan para pemuda tempatan lainnya berjumlah puluhan pemuda, menyambangi Polres Karimun, Senin (2/7/2018) kemarin.

Sekjen DPD Jantan, Muhammad Taufik Hidayat menjelaskan, kedatangan mereka terkait cuitan yang diduga berisi penghinaan yang dilakukan oleh ASD di kolom komentar Facebook, Sabtu (30/6/2018) sekira pukul 21.00 WIB yang lalu.

“Melihat tulisan tersebut, kita anak asli Karimun yang tidak terima dijelek-jelekkan, kami melaporkan ke Polres Karimun. Dan hari ini kami kembali datang untuk mengetahui hasil dari pihak polisi. Namun, Kepolisian masih berkoordinasi dengan ahli bahasa,” ujarnya. (riandi)