skip_challenge
Foto: Tampak Beberapa orang pelajar sedang memperagakan Skip Challenge (istimewa)

Lendoot.com – Skip Challenge atau sering juga ditulis #Skipchallenge belakangan ini menjadi heboh di media sosial dan secara beramai-ramai pula para remaja juga anak-anak mengikuti tantangan ini untuk kemudian diunggah ke media sosial.

Skip challenge lebih dulu dikenal di Amerika dengan nama #PassoutChallenge, tantangan yang sangat berbahaya ini tak mengurangkan niat para kaula muda untuk mengikutinya.

Tantangan ini dilakukan dengan cara menekan dada peserta sekeras-sekerasnya selama beberapa saat, ketika seseorang mengalami kekurangan jumlah oksigen yang masuk ke dalam paru-paru sehingga mengakibatkan orang tersebut hilangan kesadaran lalu jatuh pingsan untuk beberapa waktu lalu kejang-kejang.

Tantangan berbahaya seperti ini yang kemudian dijadikan bahan permainan oleh kaula muda belakangan ini dan dianggap menyenangkan lalu mengunggahnya ke media sosial dengan hashtag #SkipChallenge dan berharap menjadi viral.

Dr.Nick Flynn, dokter dari Union Quay, Medical Centre, Cork, mengatakan sebenarnya tantangan ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan tidak adanya oksigen yang mengalir ke otak, lalu otak akan kekurangan oksigen dan menyebabkan kehilangan kesadaran. Kasus ini sebenarnya mirip yang dialami pada saat seseorang tenggelam, tersedak atau serangan jantung dan lebih fatal lagi bisa menyebabkan kematian.

“Saat melakukan passout challenge  (atau skip challenge) mereka meniru kondisi kekurangan napas. Mereka menghentikan otot dada bergerak, sehingga tidak ada oksigen ke otak. Otak kemudian kekurangan oksigen dan seseorang akan kehilangan kesadaran,” kata Dr.Nick Flynn, mengomentari fenomena #PassoutChallenge atau #SkipChallenge.

Bila otak kekurangan oksigen lebih dari tiga menit maka bisa terjadi kerusakan otak, bila berlangsung lebih dari 5 menit akibatnya fatal. Karena itu, tantangan #SkipChallenge harus dihentikan.

“Kondisi itu menyebabkan hipoksia pada otak atau kadar oksigen sangat rendah dan dapat memicu kejang bahkan kematian. #SkipChallenge ini sangat berbahaya,” katanya seperti dikutip situs irishexaminer.com.

Di Amerika Serikat, tantangan ini, pada tahun 2008, oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS telah mengeluarkan laporan tentang tren permainan #SkipChallenge ini dan bahayanya.

Bagi orang tua hendaknya awasi dan beri pembelajaran kepada anak tentang bahanya tantangan skip chalenge ini, dekati mereka dan tanyakan apakah mereka pernah melakukan tantangan ini???