WNA Malaysia, Lee Heng Kiong (45) diamankan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjungbalai Karimun
WNA Malaysia, Lee Heng Kiong (45) diamankan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjungbalai Karimun (ian)

Karimun, Lendoot.com – Seorang WNA Malaysia bernama Lee Heng Kiong (45) diamankan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjungbalai Karimun pada Selasa (26/9/2017) sekira pukul 15.30 WIB.

Kasi Pabean KPPBC Tanjungbalai Karimun, Bastian mengatakan diamankannya Lee Heng Kiong berawal saat petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan penumpang yang baru tiba dari pelabuhan Kukup, Malaysia tujuan Tanjungbalai Karimun.

“Awalnya petugas mencurigai tingkah laku salah seorang penumpang saat dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan badan, ditemukan di celana dalam LHK diduga narkotika jenis shabu,” kata Kasi Pabean KPPBC TBK, Bastian saat press rilis, Rabu (27/9/2017) pagi.

Bastian menjelaskan, Lee Heng Kiong berangkat dari Pelabuhan Kukup, Malaysia menggunakan Ferry MV TuaH I. Dari hasil pemeriksaan petugas menemukan barang bukti heroin sebanyak 9,15 gram, shabu seberat 0,62 gram dan 2 butir happy five yang dibeli di Malaysia.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tanjungbalai Karimun, Andi Chusna Prihadiwan menambahkan, dari hasil penyidikan dan tes urin yang dikakukan pihaknya, Lee Heng Kiong positif sebagai pengguna. Dan pada saat diamankan pelaku masih dalam pengaruh narkotika.

“Dari hasil pemeriksaan tes urin yang kami lakukan, Lee Heng Kiong ini positif narkoba dan Dia adalah pemakai,” kata Andi Chusna Prihadiwan.

Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin yang ikut hadir dalam press rilis tersebut mengatakan bahwa, sangat mengapresiasi atas tangkapan yang dilakukan oleh pihak KPPBC. Ia meminta seluruh intansi agar komitmen dalam melakukan pencegahan barang haram tersebut agar tidak masuk ke Karimun.

“Mari kita terus sama-sama melakukan usaha yang terbaik untuk mencegah barang haram ini masuk ke Karimun,” ucap Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin. (ian)