Natuna – Lanud Raden Sadjad (RSA) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam mendukung tugas pertahanan udara di wilayah perbatasan Indonesia melalui pembinaan personel baru dinas pertama yang dilaksanakan di Halaman Baseops Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal bagi setiap personel yang baru bergabung di Lanud RSA untuk membentuk karakter, disiplin, serta jiwa korsa sebagai bekal menjalankan tugas di salah satu wilayah strategis Indonesia.
Materi pembinaan meliputi Peraturan Penghormatan Militer (PPM) dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang merupakan bagian dari Peraturan Militer Dasar.
Seluruh pelaksanaan mengacu pada Peraturan Panglima TNI Nomor 57 Tahun 2018 tentang Peraturan Penghormatan Militer dan Peraturan Panglima TNI Nomor 58 Tahun 2018 tentang Tata Cara Baris Berbaris di lingkungan TNI.
Selain latihan dasar kemiliteran, para perwira Lanud RSA juga memberikan santiaji yang berisi pembekalan mengenai kepemimpinan, loyalitas, etika keprajuritan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, menegaskan bahwa pembinaan sejak hari pertama merupakan fondasi penting dalam membentuk prajurit yang profesional dan berintegritas.
“Sebagai prajurit TNI Angkatan Udara yang bertugas di wilayah perbatasan, setiap personel harus memiliki disiplin, loyalitas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Pembinaan ini menjadi langkah awal untuk membentuk karakter prajurit yang siap mengemban setiap tugas negara dengan penuh dedikasi serta menjaga kehormatan TNI Angkatan Udara,” ujar Danlanud.
Ia menambahkan, Lanud RSA memiliki peran strategis dalam mendukung pertahanan udara nasional di kawasan Natuna. Oleh karena itu, setiap personel dituntut memiliki kesiapan mental, fisik, dan profesionalisme yang kuat agar mampu menjawab berbagai tantangan tugas di wilayah perbatasan.
Melalui pembinaan tersebut, Lanud RSA berharap seluruh personel baru dapat beradaptasi dengan cepat terhadap kehidupan satuan, menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. (Rap)

