Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Siap-siap Rempang Eco-City akan Serap 306 Ribu Tenaga Kerja Baru

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. (ft humasbpbatam)

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. (ft dok lendoot)

Batam, Lendoot.com – Pemerintah Republik Indonesia menargetkan, pengembangan Kawasan Rempang Eco-City dapat meningkatkan kesempatan kerja baru.

Dikabarkan, investasi yang akan berdiri di Pulau Rempang tersebut dapat menyerap lebih kurang 306.000 tenaga kerja hingga tahun 2080 mendatang.

“Pengembangan Rempang juga akan membuka ratusan ribu lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Kepri, khususnya para pemuda di Kota Batam,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam Ariastuty Sirait, di Batam melalui siaran persnya diterima media ini, Minggu (9/3/2023).

Tuty mengatakan para pemuda dari Rempang akan dibekali pendidikan dan pelatihan khusus agar lebih siap menghadapi persaingan industri di kawasan tersebut ke depannya.

Tuty juga mengungkap, proyek pengembangan Rempang Eco-City masuk dalam daftar Program Strategis Nasional tahun 2023.

Jadi, bukan tanpa alasan jika hal ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat. Sebab sudah dijadikan mesin ekonomi baru Indonesia.

Pemerintah pusat melalui kerja sama antara BP Batam dan PT Makmur Elok Graha (MEG) bakal menyiapkan Pulau Rempang sebagai kawasan industri, perdagangan, hingga wisata yang terintegrasi demi mendorong peningkatan daya saing Indonesia dari Singapura dan Malaysia.

Dengan nilai investasi yang ditaksir mencapai Rp381 triliun hingga tahun 2080, lanjut Ariastuty, pengembangan Pulau Rempang diharapkan dapat memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi (Spillover Effect) bagi Kota Batam serta kabupaten-kota lain di Provinsi Kepri. (rst)

Exit mobile version