Mahasiswa dari PMII dan Nelayan serta masyarakat di kuda laut melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor BPN Karimun siang tadi
Mahasiswa dari PMII dan Nelayan serta masyarakat di kuda laut melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor BPN Karimun siang tadi (ian)

Karimun, Lendoot.com – Ratusan warga yang terdiri dari Nelayan dan masyarakat Kuda Laut dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Poros Tanjungbalai Karimun, Senin (4/12/2017

Aksi unjuk rasa yang mereka gelar menuntut atas terbitnya Sertifkat Hak Milik (SHM) di atas Laut dan di bibir pantai Kuda Laut Baran, Kecamatan Meral untuk segera dicabut atau dibatalkan.

Pantaun Lendoot.com, para peserta unjuk rasa mendatangi kantor BPN Kabupaten Karimun sekira pukul 09.00 dengan dikawal pihak kepolisian dari Polres Karimun.

Setibanya di depan kantor BPN, para pengunjuk rasa yang datang dengan membawa poster bertuliskan berbagai tuntutan, salah satunya yakni, “Tuntut Kepala BPN Karimun Penjarakan” sambil meneriakkan tuntutan lainnya.

Akhirnya pihak BPN melakukan mediasi dengan para pengunjuk rasa yang dihadiri perwakilan nelayan, kuasa hukum, Camat Meral, Irwan Dinovri, Lurah dan pihak kepolisian. (ian)