Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, kembali melaksanakan program Subuh Keliling (Suling) di Masjid As-Shafa Marwa, Jalan Yos Sudarso, Gang Sagu, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Jumat (21/11). Kegiatan ini menjadi sarana utama pemerintah kota untuk mempererat komunikasi dan mendengar langsung persoalan warga.
Lis Darmansyah menegaskan bahwa Suling bukanlah kegiatan seremonial, melainkan ruang vital bagi pemerintah untuk mendengar dan menindaklanjuti keluhan masyarakat yang seringkali terhambat oleh birokrasi.
“Kita tidak hanya berkeliling. Dari sini kita bisa mendengar dan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat, meski belum semuanya bisa diselesaikan sekaligus,” ujarnya.
Wali Kota Lis menjelaskan, masjid memiliki peran ganda; tidak hanya sebagai pusat kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai tempat warga menyampaikan berbagai kebutuhan dan keluhan sosial, mulai dari kesehatan, bantuan sosial, hingga pekerjaan.
Ia mencontohkan temuan pada Suling sebelumnya di Kampung Kolam, di mana masalah bertahun-tahun seorang warga yang diamputasi langsung ditangani setelah disampaikan.
“Kadang masalah itu sudah lama, tapi tidak sampai ke kami. Begitu disampaikan langsung, bisa segera ditangani,” jelasnya.
Menyadari bahwa pemerintah tidak mungkin sempurna dan persoalan sosial selalu ada, Suling menjadi momen penting bagi Wali Kota dan jajaran untuk hadir langsung.
“Di sinilah kami meluangkan waktu, sekaligus memperkenalkan jajaran perangkat daerah supaya masyarakat tahu siapa yang bisa mereka hubungi saat ada persoalan,” ungkap Lis.
Kegiatan Suling diakhiri dengan kultum, serta penyerahan paket sembako dari Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk jamaah masjid. Acara ini turut dihadiri Sekda Zulhidayat, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah. (fji)




