Bupati Karimun Aunur Rafiq beserta rombongan saat meninjau banjir di Kampung Baru Tebing, tadi malam. (foto Humas Setdakab Karimun)
Bupati Karimun Aunur Rafiq beserta rombongan saat meninjau banjir di Kampung Baru Tebing, tadi malam. (foto Humas Setdakab Karimun)

Karimun, Lendoot.com – Ada yang menyebut, banjir yang melanda sejumlah titik pemukiman warga di Pulau Karimun, Senin (28/2/2017) malam, sebagai banjir terparah sejak musim penghujan tahun ini.

Selain banjir di sejumlah titik pemukiman, dua rumah warga di Teluk Air Kecamatan Karimun juga tertimpa musibah tanah longsor.

Saking parahnya, bencana kali ini menjadi perhatian Bupati Karimun Aunur Rafiq. Bersama rombongan usai menghadiri MTQ di Pulau Kundur, Aunur Rafiq langsung bergegas meninjau korban banjir, malam itu juga.

“Sepulang MTQ, sekitar pukul 23.00 WIB, pak bupati bersama rombongan langsung meninjau beberapa lokasi titik banjir,” kata Kepala Bagian Humas Setdakab Karimun, Eko Riswanto kepada Lendoot.com.

Pertama, Rafiq meninjau banjir di Kampung Baru Tebing Kecamatan Tebing. Tempat kedua dilanjutkan tinjauan ke lokasi banjir di  Pelipit Kecamatan Karimun. Dan terakhir, Rafiq meninjau korban banjir di Gang Awang Noor Baran Kecamatan Meral Provinsi Kepri.

Tinjauan diakhiri dengan meninjau korban tanah longsong di Bukit Permai Kelurahan Teluk Air Kecamatan Karimun.

Saat meninjau di Kampung Baru Tebing, Rafiq memberikan solusi sementara bagi korban banjir yang rumahnya tidak dapat ditempati lagi.

“Selain memberikan bantuan logistik, pak Bupati juga menyarankan korban banjir agar menginap sementara itu di masjid yang  ada di dekat Kampung Baru itu,” kata Eko.

Untuk solusi masalah banjir itu sendiri, dalam tinjuan itu Rafiq masih mencari permasalahannya dan hanya memberikan gambaran-gambaran singkat solusi terdekatnya.

“Dalam waktu dekat, pak bupati akan menitikberatkan solusi untuk persoalan banjir ini,” pungkas Eko.  (sjs)