Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Sepanjang 2024, Satresnarkoba Polres Karimun Gagalkan Peredaran 3,9 Kg Sabu dari 49 Kasus

Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa saat memusnahkan narkoba jenis sabu, pagi tadi. (ft humaspolreskarimun)

Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa saat memusnahkan narkoba jenis sabu, beberapa waktu lalu. (ft humaspolreskarimun)

Karimun – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karimun mencatatkan capaian signifikan dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika sepanjang tahun 2025. Meski secara kuantitas kasus mengalami penurunan, jumlah barang bukti yang berhasil disita tetap tergolong besar.

Dalam rilis akhir tahun di Mapolres Karimun, Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa memaparkan efektivitas langkah preventif dan represif yang dilakukan jajarannya selama satu tahun terakhir.

Berdasarkan data kepolisian, terjadi penurunan jumlah kasus narkotika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi indikasi awal keberhasilan edukasi berkelanjutan di tengah masyarakat. Pada 2024 sebanyak 56 Kasus dan tahu ini  sebanyak 49 Kasus

“Penurunan kasus ini menunjukkan upaya pencegahan kita mulai membuahkan hasil. Namun, kami tidak akan lengah. Kewaspadaan tetap ditingkatkan karena Karimun adalah daerah strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,” ujar AKBP Robby, Selasa (30/12/2025).

Walau jumlah kasus menyusut, Satresnarkoba Polres Karimun berhasil mengamankan ribuan gram narkotika yang berpotensi merusak ribuan generasi muda:

Kapolres menekankan bahwa letak geografis Karimun sebagai daerah perlintasan internasional menjadikannya titik rawan yang dimanfaatkan oleh jaringan narkotika lintas negara. Strategi penguatan patroli laut dan kerja sama lintas sektor menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran ini.

Selain penindakan hukum yang tegas, Polres Karimun terus menggalakkan langkah preventif melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah dan desa-desa. Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mata dan telinga kepolisian.

“Pemberantasan narkoba butuh dukungan semua pihak. Jangan ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Mari kita jaga Bumi Berazam ini agar benar-benar bersih dari narkotika,” pungkasnya. (rko)

Exit mobile version