Pasar Puan Maimun semrawut karena pedagang sayur di lantai satu pindah ke lantai dasar. (foto istimewa)
Pasar Puan Maimun semrawut karena pedagang sayur di lantai satu pindah ke lantai dasar. (foto istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Perusda Karimun sebagai pengelola pasar akan segera menertibkan para pedagang sayuran yang berjualan di lantai dasar pasar Puan Maimun.

Penertiban itu dilakukan karena semakin banyak para pedagang sayur yang turun dari lantai dua dan berjualan dilantai dasar. Kondisi inipun membuat suasana di dalam pasar semrawut dan membuat tidak nyaman bagi pengunjung.

Dari pantauan Lendoot.com, lantai dasar pasar plat merah tersebut diisi pedagan sayur-mayur, sejatinya lantai dasar tersebut peruntukannya sebagai pasar basah. Seperti misalnya, pedagang ikan, daging dan ayam.

Menyikapi hal ini, pihak Perusda Karimun merespon cepat dengan mengeluarkan surat himbauan bernomor:02/UUP-KR/Perusda/I/2019. Surat tersebut ditempelkan di setiap tiang bangunan pasar.

Di dalam surat tersebut Perusda Karimun menuliskan empat poin yang harus dipatahui para pedagang yakni, untuk poin pertama, para pedagang dihimbau agar tidak berjualan sayuran di lantai dasar Blok B pasar Puan Maimun, dan tidak berjualan pada tempat yang tidak izinkan.

Kedua adalah pedagang yang telah mempunyai lapak dihimbau agar segera kembali berjualan pada lapaknya masing-masing.

Ketiga, bagi pedagang yang belum mempunyai lapak resmi, dapat segera mengisi formulir daftar tunggu di kantor Unit Usaha Pasar.

Keempat, apabila himbauan ini tidak dipatuhi, maka pihak pengelola akan melakukan tindakan penertiban.

Kepala Unit usaha pasar Perusda Karimun, Muhammad Soleh mengatakan apabila nantinya masih ada pedagang yang membandel pihaknya akan melakukan tindakan tegas berupa penertiban.

“Akan ditertibkan pedagang-pedagang yang membandel. Nantinya akan melibatkan pihak-pihak terkait, seperti TNI, Polri dan Satpol PP. Senin depan itu tidak ada toleransi,” kata Soleh. (parulian turnip)