Polisi menggelar keterangan pers terkait penangkapan narkoba jenis inex, pagi tadi. (kmg)
Polisi menggelar keterangan pers terkait penangkapan narkoba jenis inex, pagi tadi. (kmg)

Kepri, Lendoot.com – Polda Kepri melalui Satres Narkoba Polres Tanjungpinang, menangkap 6 orang penyelundup puluhan ribu pil ekstasi.

Mereka adalah MR, AR, RPP, PS, RHH, dan RRN yang ditangkap Polisi pada tanggal 30 November 2017 yang lalu di Tanjungpinang.

Dalam keterangan persnya, Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs Didid Widjanardi, SH didampingi Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Tanjungpinang, menyampaikan kronologi penangkapan tersebut.

Kata Kapolda, penangkapan berawal dari kecurigaan petugas Avsec Bandara RHF Kota Tanjungpinang terhadap seorang laki-laki. Terlihat mencurigakan, petugas melakukan pemeriksaan khusus kepada laki-laki yang mengaku bernama MR itu.

Kemudian, petugas menemukan sebungkus repling plastik bening disimpan di selangkangan dalam 5 lapis celana dalam yang dikenakannya. Dalam plastik itu diduga berisikan narkotika jenis ekstasi.

“Setelah itu, petugas Avsec berkoordinasi dengan Kapolsek Bandara RHF yang selanjutnya tersangka diserahkan kepada Satres Narkoba Polres Tanjungpinang,” jelas Kapolda Didid melalui siaran persnya kepada Kepri Media Group (KMG).

Dari pengakuan tersangka kepada Satres Narkoba, mengatakan bahwa dia tidak sendiri berangkat membawa pil inex itu. Melainkan ada 3 orang temannya yang lain. Sehingga dilakukan pengejaran terhadap rekannya, dan kemudian ditangkap dikamar 320 Hotel Kaputra.

Dari kamar hotel, polisi menemukan barang bukti sebungkus pil berlogo Hello Kitty. Diduga narkotika jenis ekstasi inilah  yang disembunyikan di atas plafon kamar mandi. Di sana petugas mengamankan 5 orang tersangka lainnya.

Lalu, lanjut Kapolda, dari pengakuan tersangka RRN, mengatakan masih ada barang bukti lain yang disembunyikan dalam kamar 2204 Hotel Pelangi Tanjungpinang.

Dipimpin langsung Wakapolres Tanjungpinang, pengejaran dan penggeledahan di kamar 2204 tersebut dilakukan. Di sana ditemukan 5 bungkus barang bukti berisi pil logo Hello Kitty yang diduga narkotika jenis inex.

“Tersangka RRN mengakui 5 bungkus pil itu akan dibawa oleh 4 orang temannya (tersangka lain) ke Jakarta. Semua tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Satres Narkoba Tanjungpinang guna dilakukan penyelidikan,” terang Kapolda.

Jumlah total keseluruhan barang bukti yang diamankan Satres Narkoba Polres Tanjungpinang adalah 17.240 butir ekstasi dengan berat bersih 5.032,64 gram.

Semua tersangka melanggara Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) UU RI Tahun 2009 Tentang Narkotika. Diancam dengan hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat penjara 6 tahun, dan paling lama 20 tahun serta pidana denda maksimum Rp. 10.000.000.000. (*/sjs)