Sekdakab Karimun Muhd Firmansyah saat menghadiri acara di gedung nasional, tadi pagi. (iyan)
Sekdakab Karimun Muhd Firmansyah saat menghadiri acara di gedung nasional, tadi pagi. (iyan)

Karimun, Lendoot.com – Sekertaris daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah mengatakan secara garis besar para Kepala Desa telah memahami aturan penggunaan ADD dan DD.

Hal itu diperlukan agar tidak terjadi permasalahan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun melaksanakan evaluasi penyelenggaraan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

“Kalau ADD digunakan untuk operasional desa. Sedangkan DD untuk pemberdayaan,” katanya, Selasa (10/4/2018).

Firmansyah menyebutkan pada tahun lalu ada beberapa hal yang ditemui dan perlu dievaluasi. Diantaranya keterlambatan proses yang juga menyebabkan terlambatnya pencairan anggaran.

Oleh karena itu untuk mencairkan anggaran yang saat ini berada di Pemerintah Daerah, perangkat desa harus segera melengkapi kelengkapan dokumen ataupun kelengkapan lainnya.

“Jadi untuk dana desa ini 60 persen mereka harus cairkan. Prinsipnya mereka harus melengkapi. Ini sudah masuk triwulan pertama. Sebagian desa sudah ada yang mulai melengkapi. Belum banyak tapi sudah ada beberapa,” ucapnya.

Dalam rapat evaluasi tersebut ditekankan agar para Kepala Desa tidak melakukan perencanaan di luar hal-hal yang telah disusun oleh pemerintah. Selain itu untuk pencairan, pihak desa juga harus tepat waktu.

“Kita mau para kepala desa harus pahami aturan mainnya, perencanaan harus sesuai dan pencairan harus tepat waktu,” ujar Firmansyah. (ian)