Aprianti (20) menjalani perawatan di RSBT Karimun, foto kanan baju korban yang terkena air keras
Aprianti (20) menjalani perawatan di RSBT Karimun, foto kanan baju korban yang terkena air keras (Ist)

Karimun, Lendoot.com – Aprianti (20) yang menjadi korban penyiraman Air keras oleh orang tak dikenal pada Sabtu (14/10/2017) lalu di Jalan Teuku Umar, hingga saat ini belum juga dijenguk pihak keluarga.

Semenjak Aprianti dirawat di RSBT Karimun, wanita asal Sei Guntung, Tembilahan itu masih ditemani oleh rekannya di Rumah sakit, tanpa ditemani pihak keluarga.

“Belum ada keluarga korban yang datang, korban berasal Sei Guntung,” Kata Kapolsek Balai Karimun, Kompol Jhon Henry Rakutta Sitepu, Senin (16/10/2017).

Bahkan Polisi juga masih kesulitan meminta keterangan dari korban yang masih dalam perawatan. Karena, luka yang dialaminya cukup parah pada bagian punggung.

“Kita belum bisa maksimal meminta keterangan korban, karena kondisinya yang masih menahan sakit, kita cuma bisa sebentar sebentar saja,” ucapnya.

Sejauh ini, Polisi telah memeriksa 7 orang saksi, baik dari saksi yang berada di TKP dan juga teman korban.

“Kita masih selidiki, sudah sekitar 7 orang kita minta keterangan, teman dan saksi di TKP,” ucapJhon.

Kemudian, untuk mengungkap kasus penyiraman air keras tersebut, polisi mengumpulkan bukti-bukti, termasuk untuk melihat Rekaman CCTV yang berada disekitar lokasi. (ian)