Karimun, Lendoot.com – Aksi Pencurian Kotak Infaq di Masjid Agung Karimun, yang mengakibatkan meninggalanya Satpam Masjid Agung Karimun bernama Safari yang di tikam oleh pelaku pecuri Infaq Masjid akhirnya disholatkan dan dikebumikan.

Sebelum dimakamkan, korban disholatkan di Masjid Agung Karimun sekira pukul 10.30 WIB yang dihadiri langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq, pengurus Masjid dan juga beberapa jemaat Masjid Agung Karimun. Selanjutnya korban langsung dimakamkan di pemakaman Bukit Tembak Kecamatan Meral sekira pukul 11.30 WIB.

Adapun kronologis kejadiannya dari penikaman ini yakni, pada Minggu (4/6/2017) sekitar pukul 02.15 WIB saat menjelang sahur Nahar terbangun karena ada suara berisik di lantai dua Masjid Agung. Kemudian Ia bergegas ke lantai dua Masjid lokasi asal sumber suara.

Dilantai dua Masjid Agung, Nahar melihat seorang laki-laki memakai topi sedang mencongkel kotak amal. Kemudian Nahar menghubungi Satpam Masjid Agung Karimun yaitu, Safari yang sedang piket jaga Masjid berada di Bawah.

Selanjutnya, Safari dan Sdr. Nahar mencoba untuk menangkap pelaku dilantai du Masjid. Namun dalam usaha menagkap pelaku, Safari kena tikam pisau pelaku pada bagian perut dan seketika korban lansung terjatuh.
Korban bersimbah darah di lantai dua Masjid bersama Nahar yang membantu menolong korban. Sementara pelaku setelah menikam Satpam tersebut kemudian berhasil kabur melarikan diri.

Mendapat tusukan dari pelaku, korban langsung dibawa ke rumah sakit Muhammad Sani Poros Karimun untuk diberikan pertolongan. Sekitar pukul 05.00 WIB korban meninggal dunia.

Kasus penikaman ini telah dilaporkan ke Polres Karimun. Saat ini Tim buser Polres Karimun sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku pecurian kotak Infaq dan penikaman Satpam Masjid Agung Karimun. (ian)