Kepala BNNK Karimun, Kompol Ahmad Sholeh foto bersama anggota Satgas anti narkoba SMAN 4 Karimun
Kepala BNNK Karimun, Kompol Ahmad Sholeh foto bersama anggota Satgas anti narkoba SMAN 4 Karimun (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNNK) Karimun, Kompol Ahmad Sholeh melantik Satuan tugas (Satgas) anti narkoba SMAN 4 Binaan Karimun dari petugas lama kepada petugas Satgas baru di aula SMAN 4 Binaan Karimun, Senin (4/9/2017) pagi.

Pelantikan tersebut diawali dengan melepas slempang dari ketua Satgas lama yakni, Edo Fernando Putra sebagai tanda diserah terimakan jabatan kepada ketua baru yaitu, Rizki Pranata dari Kelas XI MIA.

Kepala BNNK Karimun, Kompol Ahmad Sholeh mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program BNN untuk membuat MoU baik pada swasta maupun dunia pendidikan dalam hal ini di sekolah-sekolah.

“Dengan harapan mereka dapat membantu pemerintah dalam peran Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” kata Ahmad Sholeh saat diwawancarai usai melantik Satgas Anti Narkoba di SMAN 4 Binaan Karimun, Senin (4/9/2017).

Setelah dilantik, para anggota Satgas anti narkoba ini nantinya akan melakukan sosialisasi tentang narkoba, membuat kegiatan-kegiatan yang positif untuk mencegah agar siswa-siswi tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Kepala sekolah SMAN 4 Binaan Karimun, Riady berharap, para siswa-siswi yang ditunjuk sebagai Satgas anti narkoba dapat melaksanakan tugas pencegahan narkoba di lingkungan sekolah.

“Harapan saya, semoga anak-anak ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan mensosialisasikan tentang bahaya narkoba kepada adek kelasnya,” ucap kepala sekolah SMAN 4 Binaan.

Masih ditempat yang sama, ketua Satgas anti narkoba yang baru, Rizki Pranata menyampaikan bahwa untuk program kedepannya mereka akan membuat beberapa kegiatan sosialsasi anti narkoba yang berbeda dari sebelumnya, yakni dengan menggelar sebuah teater yang menampilkan tentang bahaya narkoba.

“Untuk program kerja kedepannya, kita akan membuat sebuah pertunjukan teater yang menampilkan tentang bahaya narkoba, selain itu kita juga akan melakukan tes urin setiap enam bulan sekali pada siswa-siswi kelas X. Kalau untuk program jangka pendek kita akan sosialisasi ke sekolah dulu,” ungkapnya. (ian)