Pendidik sedang menyaksikan sisa kebakaran ruang kelas MTs Yaspika, pagi tadi.
Pendidik sedang menyaksikan sisa kebakaran ruang kelas MTs Yaspika, pagi tadi.

Karimun, Lendoot.com – Wajah-wajah siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Yaspika Teluk Air, Kecamatan Karimun, tampak tetap semangat belajar meski 2 ruang kelas mereka terbakar, dini hari tadi.

Meski belajar di lantai atau lesehan yang menempati ruangan lainnya, namun para terlihat tetap tekun belajar, seperti biasanya. Ini terlihat saat Lendoot.com menyambangi sekolah swasta tersebut.

Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTS) Yaspika, Nurbit Siman mengatakan, atas kejadian tersebut proses belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa. Hanya saja dipindahkan ke ruang laboratorium untuk sementara waktu.

“Proses belajar mengajar tetap berlangsung dan tidak terganggu. Sekarang anak-anak belajar lesehan sementara waktu, walau hati tak tega melihatnya,” katanya, Selasa (22/1/2019) siang.

Nurbit menjelaskan, selain dijadikan ruang laboratorium, saat ini ruangan tersebut juga telah bertambah menjadi tiga fungsi. Ruang laboratorium, ruang sholat dan kini menjadi ruang kelas, ruang yang dipakai untuk belajar anak-anak tersebut.

“Semua ada 8 ruangan, terbakar 2 sekarang menjadi 6. Selain untuk ruang laboratorium dan ruang sholat sekarang menjadi ruang kelas juga,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran ruang kelas terjadi, Selasa (22/1/2019) dini hari tadi. Penyebab kebakaran tersebut diduga adanya korsleting listrik. Atas kejadian itu kerugian material yang diperkirakan sebesar Rp 500 juta. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. (riandi)