Kepala Bidang Pelayanan dan Informasi RSUD M Sani, Rosdiana. (ian)
Kepala Bidang Pelayanan dan Informasi RSUD M Sani, Rosdiana. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Terkait berita pasien RSUD M Sani, Eva Linawati (30), yang meminta rujukan agar bisa berobat di rumah sakit lain, kemudian ditolak dokter yang menanganinya, dibenarkan pihak manajerial RSUD M Sani.

Ini terungkap saat konferensi pers yang digelar pihak RSUD M Sani, Minggu (5/3/2017) siang tadi. Adalah Kepala Bidang Pelayanan dan Informasi RSUD M Sani, Rosdiana yang mengatakan hal tersebut.

Alasan pihak rumah sakit tidak mau memberikan surat rujukan kepada keluarga pasien karena menurutnya harus memiliki indikasi.

“Untuk merujuk itu harus ada indikasinya. Artinya bila memang tidak ada alat atau ketidakmampuan dokter yang menangani, baru dapat diberikan surat rujukan. Sementara ini kan masih dalam proses dokter yang menangani,” ucap Rosdiana.

Terkait tidak berlakukan kartu pembayaran BPJS, Rosdiana menjelaskan, bahwa sesuai dengan peraturan yang ada di BPJS, apabila pasien masih dalam proses perobatan dan belum mendapat surat rujukan dari dokter yang menangani, maka biayanya tidak dicover oleh BPJS.

“Kalau pasien itu keluar sendiri tanpa ada surat rujukan dari dokter yang menangani memang biayanya tidak dicover BPJS,” jelas Rosdiana.

Bahwa kemudian pasien mengaku tumbang setelah disuntik dokter Jenny, Rosdiana dengan tegas membantahnya. “Tidak ada itu kejadian pasien setelah disuntik tumbang,” katanya singkat. (ian)

Baca Juga: