Karimun, Lendoot.com – Ratusan demonstran dari pemuda Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun melakukan unjuk rasa di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karimun, Selasa (7/8/2018).

Ketua DPW LMB Provinsi Kepri Datuk Azman Zainal menjelaskan, aksi tersebut memuat lima tuntutan yakni, menuntut pembatalan sertifikat tanah yang menurutnya tidak sesuai perintah.

“Kita meminta Pemkab Karimun melalui BPN untuk dapat menerbitkan sertifkat warga RT 01 RW 01 Parit Benut. Jangan membuat gaduh dalam situasi dalam penerbitan sertifikat tanah itu,” jelasnya.

Dia menambahkan, selain itu tujuan dalam aksi tersebut juga ingin mempertanyakan sulitnya Pengurusan Legalitas Kepemilikan Alashak dan Sertifikat Tanah di Kuda Laut Kampung Bukit Atas dan Payamanggis Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral.

Mempertanyakan Legalitas surat yang dimiliki PT. AKS, dan mempertanyakan surat kepemilikan lahan di P. Kundur Yang di miliki oleh WNI keturunan.

“Intinya LMB meminta kepada BPN agar melakkukan penertiban ataupun pembatalan surat kepemilikan lahan masyarakat khususnya milik masyarakat yang terbit atas nama WNI Keturunan baik dengan legalitas grant Belanda, SKT RT/RW, sporadik, Alas hak dan sertifikat lahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Karimun, Jemmy Dolly Manurung mengatakan, pihaknya akan berupaya melakukan pengecekan kembali terhadap lahan-lahan yang bermasalah.

“Terkait persoalan terbitnya sertifikat hak milik diatas lahan HGB pada masa lalu tersebut akan dilakukan pengecekan kembali secepatnya. Oleh karena itu BPN akan memanggil pihak-pihak terkait agar membawa surat hak miliknya,” Katanya. (Riandi)