Karimun, Lendoot.com – Kementrian Pertanian RI akan membantu pengembangan pertanian di Kabupaten Karimun, bantuan tersebut dengan cara melibatkan eksportir.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq setelah beberapa waktu lalu melakukan rapat dengan Menteri Pertanian RI, Andri Arman Sulaiman dan Dirjen Hortikultura.

Rafiq menyebutkan ada tiga eksportir yang akan terlibat di sektor pertanian Karimun. Dijadwalkan mereka akan datang ke Karimun pada pekan depan. Selain itu Karimun juga akan mendapatkan bantuan alat-alat pertanian seperti traktor serta alat lainnya dari Kementrian. Dengan adanya bantuan tersebut Rafiq mengharapkan minat petani Karimun semakin baik.

“Kementrian Pertanian memiliki eksportir yang akan dibawa ke Karimun minggu depan. Kita harap minat masyarakat meningkat apalagi dengan adanya eksportir ini,” kata Rafiq, Rabu (10/5/2017) kemarin saat ditemui dirumah dinasnya.

Namun diakui Rafiq, wilayah Karimun yang terdiri dari banyak pulau menjadikannya sulit untuk memiliki lahan yang luas untuk pertanian. Oleh karena itu rencananya pengembangan sektor pertanian akan dibagi di beberapa wilayah.

“Untuk di Karimun kemarin saya sudah sampaiakan wilayah yang terdiri dari pulau-pulau sehingga lahan tidak besar. Nanti lahan akan terpisah, seperti di Pulau Buru, Karimun di Guntung Punak, Gunung Papan, Tanjung Utan, Pulau Belat dan Pulau Kundur. Seperti contoh komoditi bawang yang harus di dataran rendah kita kembangkan di Pulau Kundur,” ucap Rafiq.

Menurut Rafiq, target awal yang ingin dicapai dari pertanian Karimun adalah swasembada pangan. Namun tidak menutup kemungkinan nantinya Karimun akan dapat mengekpor hasil pertanian ke luar daerah. Sementara Untuk komoditi yang diutamakan adalah tanaman hortikultura, seperti sayur-sayuran, jagung, bawang dan tanaman lainnya. (ian)