Karimun, Lendoot.com – Sekertaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, Saibansah Sardani mengatakan bahwa, secara profesi para wartawan memang harus mengikuti kompetensi wartawanan yang merupakan suatu program Dewan Pers sebagai induk seluruh wartawan yang ada di Indonesia.

“Profesi wartawan ini adalah profesi intelektual, tentu produk berita tersebut juga harus intelektual, hal ini akan terdorong apabila jurnalis dari perusahaan pers manapun legal secara kemampuannya dalam melakukan aktifitas kewartawanan,” kata Saibansah Sardani saat menjadi Narasumber dalam dialog bulanan Jurnalis Karimun yang mengambil tema Persiapan UKW menunju Jurnalis Profesional, Kamis (20/4/2017) di gedung Nasional.

Saibansah Sardani mengartikan bahwa, sebagai wartawan yang profesional artinya wartawan tersebut harus memahami teknik pemberitaan yang berdasarkan aturan tentang pers, sehingga informasi tersebut akan tersampaikan dengan baik.

Ia menambahkan, apabila ada wartawan yang ingin mengikuti uji kompetensi ada tiga jenjang yang akan diikuti wartawan yakni, wartawan Muda (reporter) wartawan Madya (redaktur, korlip) dan wartawan Utama (Redaktur pelaksana dan Pemimpin Redaksi).

“Sesuai putusan Dewan Pers terdapat tiga jenjang yang dapat diikuti oleh para jurnalis di Indonesia, yakni jenjang wartawan Muda, Madya, dan Utama,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang membuka secara resmi mengatakan selama ini wartawan yang ada di Karimun dalam menjalankan tugasnya sudah profesional.

“Selama ini informasi, kritikan dan saran terhadap Pemkab Karimun, pemberitaannya cukup baik,” kata Aunur Rafiq saat diwawancarai wartawan usai memberi sambutan. (ian)