Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengukuhkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Karimun tahun 2018-2021 yang dilaksanakan di Gedung Nasional Karimun, Rabu (11/4/2018).

Pengukuhan dan Rapat Kerja (Raker) Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Karimun tahun 2018 – 2021 ini diharapkan segera melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menjaring serta menampung sejumlah informasi terkini yang berkaitan dengan isu-isu tidak benar, termasuk isu politik identitas yang beraroma Sara yang dapat mengganggu keamanan di masyarakat.

“Dengan semangat sinergitas seluruh pengurus dalam pendeteksian dini dan cegah dini yang cepat, tepat dan terpercaya akan tercipta Kabupaten Karimun yang kondusif,” kata Rafiq.

Rafiq mengatakan, dengan kondisi masyarakat Karimun yang memiliki berbagai latar belakang, sehingga akan memunculkan gesekan ataupun konflik yang pada akhirnya akan merugi bagi masyarakat Karimun.

“Selain itu keberadaan Kabupaten Karimun sebagai daerah Kepulauan dengan tujuan investasi dan wisata, menuntut kita semua untuk menjaga citra Karimun yang aman serta kondusif,” katanya

Selain itu, Rafiq juga mengatakan, selain konflik, penyalahgunaan narkoba dan stabilitas keamanan perlu ditingkatkan. Untuk itu perlu disadari bahwa tinggal di daerah terdepan, terluar perlu lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Untuk itu seluruh warga harus dipersiapkan untuk menyesuaikan diri dan dapat menyikapi keadaam tersebut dengan bijak,” ujarnya.

Mengingatkan bahwa saat ini telah memasuki proses pelaksanaan pesta demokrasi. Pihaknya berharap pada masa kampanye, saat pemilihan, dan pasca pemilihan nanti di wilayah Kabupaten Karimun tetap terciptanya ketertiban, dan ketentraman masyarakat.

“Untuk itu saya mengajak dan menghimbau semua pihak baik itu tim kampanye, calon Presiden dan Wakil Presiden, para pemimpin partai, kader, masyarakat pemilih, penyelenggara pemilu, dan jajaran aparat sipil, Polisi ataupun TNI dapat menjaga proses demokrasi ini dengan jujur santun, tertib dan demokratis,” kata orang nomor satu di Bumi Berazam itu. (Riandi)