Batam, Lendoot.com – Lapangan Mall Botania 2, Kecamatan Batam Kota, Jumat (26/10/2024) malam kemarin, dipadati seribuan warga Nahdlatul Ulama (NU). Sejumlah tokoh juga turut menghadiri acara bertajuk ‘Batam Bersholawat’ itu.
Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian Safari Maulid 1446 H dan peringatan Hari Santri 2024, yang diinisiasi Majelis Wilayah Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Batam Kota. Kegiatan ini diperkirakan dihadiri 4.000 orang dari berbagai Badan Otonom (Banom) NU.
Tokoh masyarakat yang juga calon walikota Batam, Amsakar Achmad yang dikenal dekat dengan warga Nahdliyin turut hadir dalam kegiatan ini. Dia mengapresiasi antusiasme warga NU yang hadir.
“Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat hadir untuk bersholawat dan mendoakan keberkahan bagi Batam,” ujar Amsakar, saat ditanya disela-sela kegiatan.
Amsakar menyebut, salawat bukan hanya sekadar doa tetapi juga merupakan kekuatan yang dapat merajut persatuan. Batam adalah kota bersama. “Batam bukan hanya kota modern yang maju, tetapi juga kota yang memiliki visi madani,” imbuhnya.
Amsakar juga mengajak masyarakat untuk terus meneladani sifat Rasulullah SAW dan berharap semangat cinta tanah air semakin tumbuh melalui momen ini.
Amsakar juga mengucapkan selamat Hari Santri Nasional dan menyampaikan pentingnya Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober sebagai momen mengenang perjuangan kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Hari Santri adalah momen bagi kita untuk mengenang kaum santri yang gigih melawan penjajah,” jelasnya.
Turut hadir Pjs Walikota Batam Andi Agung. Calon Walikota Nuryanto, serta, Calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Para tokoh ini terlihat bersama pimpinan maupun tokoh NU di panggung utama.
Ansar Ahmad juga turut melantunkan Sholawat Busyro yang juga diikuti Warga NU yang hadir. Saat malam semakin larut, lantunan salawat dan doa terus bergema.
Dipimpin oleh ustaz kondang dari Jawa Timur, Gus Bahru Zamzami, Dai Muda asal Nganjuk, ribuan masyarakat mengikuti salawat bersama di bawah gemerlap cahaya lampu ponsel, menambah keindahan acara.
Suasana menjadi semakin haru dan syahdu saat anak-anak hingga orang dewasa larut dalam doa yang dipimpin para ulama. (*/rst)

