Karimun, Lendoot.com – Puluhan Bakal calon legislatif (Bacaleg) mulai mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019, Senin (16/7/2018).

Partai Nasdem merupakan parpol pertama yang mendatangi kantor KPU Karimun. Puluhan bacaleg, pengurus dan kader berjalan kaki dari DPD Nasdem di kawasan orari menuju kantor DPDmenuju kantor KPU yang berada di jalan A Yani, Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun.

Ketua DPD Partai Nasdem Karimun, Anwar Hasyim mengatakan, sebanyak 30 bacaleg dari seluruh dapil mendaftar untuk bertarung di Pemilu 2019 mendatang.

Di mana 7 diantaranya dari Dapil Karimun, 11 dari Dapil Meral, 9 dari Dapil Kundur dan 3 dari Dapil Moro.

“Berdasarkan ketentuan caleg wanita harus 30 persen. Sementara dari seluruh bacaleg kita sekitar 36 persen dan ini lebih baik dari ketentuan,” kata Anwar usai menyerahkan berkas pendaftaran.

Menurut Anwar, awalnya jumlah bacaleg Nasdem Karimun sebanyak 47 orang. Namun setelah peneleksian partai, akhirnya sebanyak 17 tidak jadi didaftarkan. Ia mengharapkan pemilu dapat berjalan dengan damai, nyata dan tidak berpolitik kotor.

“Kita mengikuti ketentuan. Kita seleksi bersadarkan kriteria-kriteria kita. Bacaleg kita orang-orang yang sudah menyatu dengan masyarakat,” ujarnya.

Dari keseluruhannya, Nasdem menargetkan sebanyak tujuh kursi di DPRD Karimun. Diketahui untuk saat ini wakil rakyat yang duduk di DPRD Karimun dari Partai Nasdem sebanyak dua orang.

Parpol kedua yang mendatangi Kantor KPU Karimun adalah PAN. Seperti Nasdem, PAN juga mendaftarkan sebanyak 30 orang bacaleg, dengan 30 persen diantaranya adalah perempuan.

Sekretaris DPD PAN Kabupaten Karimun, Ulil Amri mengatakan untuk tahap awal, pendaftaran para bacaleg lancar. Di pemilu kali ini PAN menargetkan sebanyak lima kursi di DPRD Karimun.

“Secara tradisi PAN penyusunan bacaleg lancar. Syarat-syarat selesai. Target kita dua di dapil empat san satu kursi di dapil satu, dua dan tiga. Mudah-mudahan tercapai,” paparnya.

Ulil menilai dengan banyaknya bacaleg dan parpol yang ikut, maka persaingan akan semakin ketat. (Parulian Turnip)