Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Puasa Masih Lama, Harga Daging Sapi di Tanjung Pinang Sudah Tembus Rp170 Ribu per Kg

DKUPP Bintan mengatakan jika stok daging beku mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga lebaran mendatang. Hal ini disampaikan Kasi Pengendalian Bapokting DKUPP Bintan, Setia Kurniawan di kantornya.“Ya stok kita saat ini masih di atas permintaan,” ujar pria yang kerap disapa Iwan

Ilustrasi penjual daging di pasar. (dok lendoot)

Tanjung Pinang, Lendoot.com – Puasa dan Lebaran Idul Fitri masih sekitar satu bulan lagi, namun harga kebutuhan pokok masyarakat di Tanjung Pinang mulai merangkak naik.

Salah satunya daging sapi segar, di pasar-pasar di Kota Tanjungpinang masih tinggi. Ini disebabkan akibat adanya pembatasan pengiriman sapi dari luar daerah.

Berdasarkan pantauan di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang harga daging segar saat ini dijual Rp170 ribu per Kg. Mahalnya daging sapi salah satunya disebabkan adanya kelangkaan stok di pasar.

“Sekarang kalau ada stok harga daging sapi segar itu Rp170 ribu per Kg, kalau daging beku Rp120 ribu per Kg,” ucap Reza salah seorang pedagang daging di Pasar Bintan Centre Tanjung Pinang seperti dikutip dari sijoritoday, Selasa (14/3/2023).

Dengan pembatasan mobilitas hewan ternak ke Kota Tanjungpinang, para pedagang memperoleh stok daging terbatas dari sapi peliharaan warga di Pulau Bintan.

“Kalau daging segar ini memang sapi yang baru disembelih, yang kita dapat dari peternak disini,” tambahnya.

Sedangkan untuk stok daging beku, diperoleh dari para distributor yang memang sudah ada di Kota Tanjungpinang.

Sebelum terjadinya kasus PMK yaang menyerang hewan ternak, harga daging sapi segar per kilogram hanya sekitar Rp140 – Rp150 ribu per Kg. Sedangkan daging beku Rp120 ribu per Kg.

“Ini jelang Ramadhan dan Idul Fitri sudah pasti akan ada kenaikan harga lagi,” tutupnya. (*/nue)

Exit mobile version