Sumbangan beras 1.5 ton via Kadin Kepri (ist)

Adventorial

PT Putera Karyasindo Prakarsa (PT PKP) perusahaan yang bergerak di bidang developer di Kota Batam menunjukkan eksistensinya dengan melaksanakan kegiatan pemberian sumbangan berupa ssmbako, masker dan hand sanitizer kepada korban dampak bencana Covid-19.

Dengan program PKP Peduli, perusahaan yang sudah 32 tahun berkarya dan ikut membangun Kota Batam itu kembali hadir berkontribusi memberikan bantuan, khususnya kepada korban terdampak Covid-19.

Bantuan itu disalurkan melalui wadah instansi pemerintah, organisasi para pengusaha maupun organisasi keagamaan.

Seperti halnya yang dilakukan baru- baru ini, melalui Vihara Graha Buddha Manggala berlokasi di daerah Anggrek Permai, Baloi. PKP Peduli kembali menyalurkan berupa 110 karung beras, 100 bungkus minyak goreng serta gula pasir, 1000 masker dan 40 liter hand sanitizer.

Sebelumnya, PKP Peduli juga telah menyumbangkan paket sembako senilai Rp200 juta melalui Pemerintah Kota Batam. Kemudian bantuan juga disalurkan melalui sumbangan paket sembako senilai Rp l50 juta yang disalurkan melalui Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam.

Selanjutnya, penyaluran juga dilakukan PKP Peduli dengan menyumbangan 1,5 Ton beras yang disalurkan melalui organisasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri.

Penyaluran sembako dilakukan PT PKP itu merupakan salah satu tanggung jawab sosial terhadap lingkungannya. Saat ini, dampak mewabahnya virus corona begitu terasa di kehidupan masyarakat, khususnya dampak secara ekonomi.

Saat ini, beban kehidupan masyarakat tengah berada di level paling bawah sejak tiga bulan terakhir. Pertumbuhan ekonomi cenderung menurun, aktivitas bisnis menurun tajam, gelombang PHK terjadi dimana-mana, menjadikan mereka (lapisan bawah), perlu dibantu untuk mencukupi kebutuhan hidup yang paling mendasar, berupa bantuan bahan pokok makanan.

Manager Promosi & CSR, Gentur mewakili PKP Peduli mengatakan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata yang nantinya diberikan kepada saudara-saudara kita yang memang membutuhkan.

“Dampak corona secara ekonomi membutuhkan empati dari kita bersama “ kata Gentur.

Ia menyebutkan bantuan yang dilakukan oleh PKP Peduli diambil dari menyisihkan sebagian dari setiap kali ada transaksi penjualan baik pembelian rumah, ruko, kavling hingga apartemen.

Adapun penyisihan sebagian dari hasil transaksi itu memang diperuntukan bagi kegiatan bersifat sosial kemasyarakatan.

(Foto sumbangan beras 1.5 ton via Kadin Kepri)

Sementara itu Pengelola Vihara Graha Buddha Maggala Suwarno melalui sekretariat vihara Gunanti mengatakan bantuan yang telah diterima dari PKP Peduli itu akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan dari masyarakat melalui Vihara akan di kumpulkan lalu kemudian disalurkan oleh mereka yang membutuhkan “ katanya. (*/rk)