Bupati Aunur Rafiq memberikan simbolis potongan tumpeng kepada Ketua DPD PPNI Karimun, Mazlan, di Aston Hotel, tadi pagi. (sjs)
Bupati Aunur Rafiq memberikan simbolis potongan tumpeng kepada Ketua DPD PPNI Karimun, Mazlan, di Aston Hotel, tadi pagi. (sjs)

Karimun, Lendoot.com – DPD PPNI (persatuan perawat nasional Indonesia) Kabupaten Karimun menggelar acara peringatan hari ulang tahun ke-43 PPNI. Acara diisi dengan kegiatan seminar tentang Legalitas dan  Hukum Keperawatan di Hotel Aston Karimun, Sabtu (18/3/2017).

Selain Bupati Karimun Aunur Rafiq yang membuka resmi acara seminar tersebut, hadir juga tokoh nasional Dwi Ria Latifa dan pemateri seminar Maulina SH MH Kes. Tampak juga dalam deretan tamu hadir Wakil Bupati Anwar Hasyim, Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi, Direktur RSUD M Sani Zulhadi dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPW PPNI Provinsi Kepri, Irnal Syafei S.KM diwakili Sekretarisnya, Sawal Udin, AMK S KM meminta Pemkab Karimun untuk mendorong pendidikan tenaga keperawatan di Karimun. “Karena apabila sampai di tahun 2020 tidak mengikuti study itu, maka perawat tersebut hanya akan menjadi asisten perawat,” kata Sawal.

DPW PPNI Provinsi Kepri juga berjanji akan memperjuangkan perawat dengan status tenaga honor agar diangkat menjadi ASN (aparatur sipil negara). “Hal ini juga sudah disampaikan juga ke DPR RI,” ujarnya.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Karimun, Mazlan Amd Kep dalam sambutannya menyampaikan tekadnya untuk terus memperbaiki pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Karimun.

Melalui kegiatan seminar tersebut salah satu langkah yang diharapkan menambah pengetahuan para perawat di Karimun dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Ini juga untuk meningkatkan pelayanan perawat kepada masyarakat, sesuai amanat UU nomor 38 tahun 2014 tentang keperawatan ,” katanya.

Bagi perawat di Karimun, Mazlan mengharapkan agar perawat di Kabupaten Karimun segera melengkapi persyaratan STR (surat tanda registrasi) keperawatannya.  Saat ini, perawat yang sudah menanggapi serius anjuran tersebut sebanyak 497 anggota.

“PPNI Kabupaten Karimun baru berdiri 3 tahun. Dari 497 anggota, perawat yang sudah melaksanakan STR baik yang baru dan perpanjangan sebanyak 480 dalam waktu dua tahun. Sisanya masih dalam proses,” katanya.

Setelah STR kemudian SIK diterbitkan di kabupaten-kota. Lebih lanjut, DPD PPNI Kabupaten Karimun mengajak perawat di Kabupaten Karimun untuk meningkatkan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Aunur Rafiq dalam sambutannya mengaku sangat bangga dengan kiprah dan peran perawat di wilayah kekuasaannya tersebut. Perawat sebagai garda terdapan dalam memberikan pelayanan ke masyarakat, kata Rafiq, harus terus belajar dan mempertahankan pelayanan yang baik tersebut.

“Perawat bisa memberikan pelayanan maksimal, banyak senyum, maka pasien akan cepat sembuh. Dari yang saya perhatikan, sudah mulai dilakukan dan ini perlu dipertahankan,” ujar Rafiq sebelum membuka resmi seminar tersebut.

Bersempena dengan HUT ke-3 DPD PPNI Kabupaten Karimun, Dwi Ria Latifa dan Aunur Rafiq memotong tumpeng ulangtahun dan diberikan kepada tenaga perawat yang hadir. Selain seminat, DPD PPNI juga akan menggelar acara family gathering, besok (Minggu. 19/3/2017). (sjs)