Suasana apel penutupan posko penyelenggaraan angkutan laut Natal 2018 dan tahun baru 2019 di pelabuhan Karmun, siang tadi, (riandi)
Suasana apel penutupan posko penyelenggaraan angkutan laut Natal 2018 dan tahun baru 2019 di pelabuhan Karmun, siang tadi, (riandi)

Karimun, Lendoot.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungbalai Karimun menggelar apel, Rabu (9 /1/2019) pagi. Apel tersebut bagian dari penutupan posko penyelenggaraan angkutan laut Natal 2018 dan tahun baru 2019

Dalam apel tersebut Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Syahrinaldi membacakan hasil capaiannya. Selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak 14 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.

“Setelah sebulan penuh berkonsentrasi, bekerja keras dan menyatukan langkah secara koordinasi untuk menyelenggarakan angkutan laut Natal dan tahun baru akhirnya dapat maksimal, aman dan lancar,” paparnya.

Syahrinaldi menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kerjasamanya dengan semua pihak yakni, KSOP Karimun, Polri, Basarnas, Pelindo, Karantina, Bea dan Cukai, KPLP.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari usaha keras, kerja sama dan koordinasi yang baik dengan semua pihak,” jelasnya.

Atas keberhasilan ini, pada penyelenggaraan angkutan laut Natal dan tahun baru yang akan datang diharapkan dapat berjalan dengan baik lagi.

Arus Mudik di Pelabuhan Karimun Naik 8 Persen

Arus mudik natal 2018 dan tahun baru 2019 di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2017.

Dari data Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Balai Karimun mencatat untuk jumlah penumpang yang turun 103.706 sedangkan untuk naik 98.541 orang.

Sementara pada tahun 2017, jumlah penumpang yang turun 95.385 orang, penumpang naik 91.226 orang.

“Terjadi peningkatan 8,72 persen untuk penumpang yang turun dan 8,2 persen untuk penumpang yang naik,” kata Kasigamat KSOP Tanjung Balai Karimun, Syahrinaldi, Rabu (9/1/2019).

Syahrinaldi menyebutkan, peningkatan tersebut secara global, baik penumpang dari dalam dan luar negeri. Tapi peningkatan lebih banyaknya di pelabuhan domestik.

Pihaknya juga selalu berpesan kepada instansi terkait untuk terus melakukan pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran setiap saat.

Terkait adanya kekurangan fasilitas di pelabuhan Domestik dan Internasional, Syahrinaldi mengaku akan berkoordinasikan dengan Pelindo. (riandi/parulian turnip)