Karimun, Lendoot.com – Polres Karimun mengungkap dua kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dari kedua kasus ini polisi mengamankan dua pelaku dan satu orang penadah barang hasil curian.

Untuk kasus pertama pengungkapan oleh Polsek Kundur pencurian handphone di toko hobi yang dilakukan tersangka ED pada Jumat 12 Oktober 2018 lalu.

Kasus kedua yakni, pengungkapan kasus pembobolan mesin kasir Lucky Brown Caffe yang dilakukan RK alias Boncel bin Taher (18) yang terletak di Jl A Yani Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Jumat 18 Oktober 2018 lalu oleh Sat Reskrim Polres Karimun.

Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya dalam keterangan press rilisnya mengatakan kedua pelaku berhasil diamankan setelah adanya laporan dari para korban.

“Untuk pelaku pembobolan mesin kasir ini berhasil diamankan saat berada di Bilyard Lucky Cake Jl A Yani Kolong,” kata Kapolres Karimun.

Hengky mengatakan, dalam melancarkan aksinya pelaku merusak fentilasi bagian belakang agar bisa masuk kedalam untuk mengambil barang-barang didalamnya berupa uang tunai sebesar, Rp.1.300.000, 2 kotak beng-beng, 1 kotak susu cair dan 10 buah apel.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 obeng yang digunakan pelaku melancarkan aksinya. Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa obeng, 1 buah dompet, 1 buah blower, 1 buah besi kotak kasir, 1 buah Kain lap dan sebuah CD rekaman CCTV kita amankan di Polres Karimun,” ujarnya.

Sementara itu, untuk kasus tindak pidana yang berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Kundur adalah pencurian handphone di toko hobi yang dilakukan tersangka ED pada Jumat 12 Oktober 2018 lalu.

“Korban melapor ke Polsek Kundur setelah melihat tokonya tersebut usai dimasuki oleh orang tak dikenal. Setelah dicek, beberapa unit handphone miliknya telah raib digasak pelaku,” lanjut Kapolres.

Setelah mendapat laporan tersebut, polisi pun langsung menyelidiki dan keesokan harinya mendapat laporan bahwa pria berinisial ED yang mana telah di curigai telah berada di daerah Penyalai, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan Riau.

“Setelah mendapat informasi tersebut anggota Polsek Kundur yang dipimpin oleh Kanit Reskrim, Iptu Fahri berangkat untuk melakukan penyidikan. Alhamdulillah setelah berhasil diamankan dan dilakukan interogasi ternyata benar telah melakukan pencurian toko hoby tersebut,” katanya.

Hengky mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku, handphone hasil curian akan dijual kepada LL yang merupakan penadah barang tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan kembali akhirnya tim mendapati LL beserta barang bukti tersebut.

“Adapun barang yang dicuri berupa handphone merk Samsung, Xiaomi, Microsoft dan Advan ini di jual kepada temannya LL,” tuturnya.

Kapolres menambahkan, diketahui, ED ini merupakan Resedivis yang baru saja keluar dari LP menjalani hukumannya penjara 1 tahun 2 bulan dengan kasus yang sama.

“Pelaku utama ini Resedivis baru keluar dari LP melakukan hal yang sama dengan hukuman 1 tahun 2 bulan kasus yang sama,” tambahnya. (Riandi/Parulian Turnip)