Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin didampingin Danlanal Karimun serta OPD lainnya memusnahkan barang bukti shabu dengan direndam air panas
Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin didampingin Danlanal Karimun serta OPD lainnya memusnahkan barang bukti shabu dengan direndam air panas (ian)

Karimun, Lendoot.com – Polres Karimun kembali memusnahkan barang bukti narkoba jenis shabu seberat satu kilogram lebih yang dilakukan di ruang Rupatama Polres Karimun, Senin (23/10/2017) pagi.

Pemusnahan shabu tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun, AKPB Agus Fajaruddin, sementara untuk pemusnahan dilakukan dengan cara direbus ke dalam air panas.

Barang bukti shabu yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan Lantamal IV di perairan Karimun Anak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kamis (28/9/2017) lalu.

“Yang dimusnahkan satu paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1.005 gram. Dua paket sabu dengan berat kotor 5,63 gram akan dijadikan untuk pembuktian di persidangan,” kata Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin.

Sementara itu, Kapolres menyebut bahwa, untuk tahun 2017 ini jumlah tersangka dari hasil pengungkapan kasus narkoba hingga bulan Oktober mencapai 60 kasus dengan tersangka 108 orang. Sementara di tahun 2015 lalu jumlah tersangka hingga akhir Desember sebanyak 107 orang dan di tahun 2016 sebanyak 129 orang.

“Kita berharap dengan sistim di laut mudah-mudahan dapat semakin berkurang. Kita ada Pol Air, rekan dari Lanal dan Bea Cukai dalam melakukan patroli yang ketat. Bukan hanya di laut, di darat juga kita tindak dengan ketat,” ucap Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin.

Turut hadir dalam pemusnahan tersebut diantaranya, Dandim 0317/TBK, Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa, Danlanal Karimun, Letkol (P) Laut, Totok Irianto, perwakilan KPPBC TBK, Ketua Pengadilan Tanjungbalai Karimun dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Karimun.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 115 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman kurungan penjara 5 tahun sampai dengar 20 tahun atau seumur hidup. (ian)