Karimun, Lendoot.com – Polres Karimun menggelar simulasi pengamanan saat Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 mendatang di Coastal Area, Senin (31/12/2019) pagi.

Puluhan massa tersebut mendatangi posko untuk menggelar aksi protes kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun dan membuat situasi mencekam saat itu.

Kericuhan terjadi karena tidak menerima hasil keputusan yang diberikan pihak KPU menyatakan bahwa pasangan yang mereka dukung dinyatakan kalah.

Dalam simulasi tersebut, Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya pun langsung memerintahkan anggotanya untuk mengamankan dan mensterilkan suasana tersebut.

Tiba dilokasi, massa pun terlihat semakin anarkis sehingga polisi akhirnya Mobil Water Canon milik Polres Karimun disemprotkan dan melepaskan tembakan gas air mata ke arah massa.

Kapolres menjelaskan, dalam simulasi ini juga melibatkan dari TNI, Penegak Perda, Satpol PP dan seluruh elemen masyarakat. Yang bertujuan dalam pengamanan Pemilu nantinya anggota telah sigap apabila hal tersebut terjadi.

“Tadi kita saksikan sendiri simulasi untuk pengamanan kesiapan Pemilu 2019. Kegiatan tersebut dilakukan agar tim pengamanan bisa lebih sigap jika pada pelaksanaan Pemilu nanti terjadi kericuhan. Disini kita juga dibantu oleh TNI, Sat Pol PP dan seluruh elemen,” jelasnya. (Riandi)