Karimun, Lendoot.com – Satres Narkoba Polres Karimun mengamankan tiga tersangka diduga melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat 0,63 gram di dua lokasi berbeda, Rabu (18/4/2018) sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya melalui Kasat narkoba, AKP Rayendra Agra Prayana mengatakan, penangkapan ketiganya berawal dari adanya informasi yang diperoleh ada seseorang yang tanpa hak melawan hukum, memiliki dan menyimpan atau melakukan transaksi narkotika jenis sabu di depan ATM Padimas Kecamatan Karimun.

“Mendapat informasi tersebut, personil langsung menuju ke lokasi. Sampai di lokasi anggota melihat dua orang sesuai ciri-ciri yang kita peroleh sedang berdiri di depan atm Padimas, kemudian langsung kita lakukan penangkapan dengan inilah ES dan BH,” katanya, Kamis (19/4/2018) siang.

Selanjutnya, dari penggeledahan yang dilakukan terhadap ES dan ES tidak ditemukan barang bukti tersebut, namun polisi mengamankan 2 unit handphone dan dari tangan ES didapati Slip bukti pengiriman uang kepada AS di dalam tas warna coklat.

Rayendra mengatakan, saat digiring menuju rumah ES untuk melakukan pengembangan, ES dan BH sempat mencoba melarikan diri namun BH berhasil digagalkan di depan pasar Sri Karimun sedangkan ES depan rumahnya di Kampung Tanjung, jalan Teuku Umar RT 002 / RW 003 Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun.

Sesampai di rumah ES, polisi juga mengamankan PK dan seorang perempuan MS. Setelah dilakukan intrograsi terhadap PK, ia mengaku keluarga dari ES, sedangkan MS mengaku istri dari ES. Kudian dari tangan PK dan MS polisi mengamankan satu unit handphone.

Dengan disaksikan RT setempat, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan ditemukan tiga unit timbangan digital, 2 bungkus plastik yang diduga untuk membungkus sabu, 1 unit handphone Lenovo, 2 unit handphone iphone dan 1 unit handphone xioami didalam kamar.

Kemudian, di kamar selanjutnya polisi menemukan 1 alat hisap sabu beserta kaca sisa pakai, kemudian dilantai kamar ES ditemukan 1 buah mancis gas, 1 paket sedang narkotika diduga jenis sabu dan 1 paket kecil narkotika jenis sabu yang disimpan dalam kotak rokok warna hitam serta plastik-plastik sisa pembungkus sabu.

Saat dilakukan interogasi terhadap PK bahwa sabu tersebut milik ES. Sementara itu, saat diinterogasi terpisah terhadap ES, dia mengaku bahwa sabu tersebut miliknya, sedangkan alat hisap sabu untuk digunakan bersama.

“Dari keterangan dari BH, PK dan ES mereka mengaku mendapatkan  barang bukti dari OW dengan cara dilempar. Untuk tersangka dan barang bukti kita amankan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Sementara MS saat ini masih dijadikan saksi dalam proses menjalani pemeriksaan,” ujarnya. (Riandi)