Karimun, Lendoot.com – Kepolisian sektor (Polsek) Meral Kabupaten Karimun mengamankan Da (16) yang diduga melakukan pencurian tempat  pembakaran Hiolo atau Dupa sembahyang.

Menurut pengakuan pelaku, pencurian dilakukan bersama rekannya berinisial Ad yang saat ini masih buron. Aksi pencurian telah dilakukan sebanyak 21 kali di tiga lokasi yang ada di Kabupaten Karimun.

“Pengakuan pelaku, barang tersebut diambil bersama rekanya yang saat ini buron, mereka jual dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 800 ribu di mana hasilnya digunakan untuk bermain warnet,” kata Kapolsek Meral, AKP Hadi Sucipto saat menggelar press rilis, Kamis (16/8/2018).

Kapolsek Meral, AKP Hadi Sucipto mengatakan penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan dari Tang Teang Sun salah seorang pengurus klenteng Cetiya Viriya Paramita di Kelurahan Baran Kecamatan Meral yang kehilangan 4 Hiolo.

“Kejadiannya 7 Agustus 2018 lalu, di mana ada salah seorang pengurus Klenteng yang melapor kehilangan 4 hiolo atau dupa tempat sembahyang warga tionghoa,” ucap Hadi.

Dijelaskan Hadi, untuk proses hukum kepada pelaku pihaknya akan melakukan difersi karena masih di bawah umur.

“Karena masih di bawah umur akan kita upayakan difersi Senin depan dengan pihak klenteng,” jelas Hadi.

Sementara dari pelaku polisi mengamankan barang bukti hasil curian berupa, sebanyak 23 Hiolo (tempat pembakaran dupa) 2 tempat lilin yang terbuat dari kuningan dan karung goni. (Parulian Turnip)