Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara saat diwawancarai belum lama ini
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara saat diwawancarai belum lama ini

Karimun, Lendoot.com – Polisi telah memeriksa 35 orang saksi terkait kasus dugaan SPPD fiktif yang terjadi di DPRD Kabupaten Karimun. Dari ke-35 orang tersebut 27 diantaranya merupakan anggota dewan.

Sementara untuk sisanya dari pegawai di DPRD Karimun termasuk Sekwan dan mantan sekwan lama juga diperiksa.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara menyebut proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Penyidik Tipidkor Polres Karimun masih dalam tahap satu, yakni pemeriksaan alat bukti dan juga saksi-saksi.

“Masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti. Saksi yang sudah kita periksa ada 35 orang, 27 diantaranya anggota dewan,” kata Lulik kepada wartawan saat diwawancarai belum lama ini.

Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan polisi, Lulik menuturkan bahwa para anggota dewan mengaku banyak yang belum menerima pembayaran saat menjalankan reses.

“Kita sedang mencari tahu apa penyebab belum dibayarkan. Apakah sebenarnya dana itu sudah cair namun tidak dibayarkan atau mungkin dibayarkan tetapi salah orang,” ucap Lulik.

Sebelumnya pihak kepolisian telah menetapkan satu orang tersangka yaitu berinisial BZ yang merupakan Mantan Bendahara DPRD Karimun. Tidak hanya itu, untuk mencegah Mantan Sekwan DPRD kabur ke luar negeri, maka pihaknya juga melakukan pencekalan. (ian)