Kantor DPRD Karimun tampak depan. (ian)
Kantor DPRD Karimun tampak depan. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Terkait kasus dugaan penyelewengan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun tahun 2016, polisi segera memanggil seluruh anggota DPRD Karimun.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara mengatakan, untuk menindaklanjuti kasus dugaan tersebut, pihaknya berencana akan memanggil seluruh anggota DPRD untuk dimintai keterangan.

“Kita nanti akan panggil semua anggota dewan untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut,” kata Lulik usai menggelar press release di Mapolres Karimun, Jumat (11/5/2018).

Lulik mengatakan, mengenai apakah ada dugaan tersangka lain dalam kasus ini, pihaknya terus melakukan pengembangan. Menurutnya, pengeluaran uang yang dilakukan tidak bisa satu orang saja. Oleh karena itu pihaknya juga akan meminta keterangan dari Sekretaris Dewan (Sekwan).

“Sementara ini masih satu tersangka yaitu BZ, ada tidaknya tersangka lain kita tunggu proses penyidikan. Tapi namanya pengeluaran uang disana tidak bisa satu orang saja, di sana ada bendahara, Sekwan itu juga akan kita minta keterangan,” ujarnya.

Untuk estimasi jumlah kerugian negara atas kasus tersebut belum bisa diketahui pasti, karena

“kita belum bisa pastikan, nanti dari BPKP atau BPK yang akan menghitung mereka lebih ahli,” tutupnya. (Riandi)