Terduga kurir sabu dan barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Karimun
Terduga kurir sabu dan barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Karimun (Istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Satresnarkoba Polres Karimun kembali mengamankan seorang laki-laki berinisial FR (28) pada Kamis (14/9/2017) sekira pukul 14.30 WIB di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun. FR diamankan karena diduga membawa sabu dari Batam.

Kasatnarkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias mengatakan penangkapan terhadap FR berawal dari laporan masyarakat terkait masuknya narkoba jenis sabu ke Karimun melalui transportasi laut.

“Kemudian anggota bergerak ke lokasi melakukan penyelidikan dan melihat seorang laki-laki dengan ciri-ciri yang di informasikan. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan mengamankan FR,” kata Kasatnarkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madyatias, Jumat (15/9/2017).

Nendra menjelaskan, tersangka FR merupakan seorang kurir narkoba yang diperintahkan seseorang untuk membawa sabu tersebut ke Karimun. Rencananya sabu itu akan diedarkan di Tanjungbalai Karimun.

“Dia kurir narkoba, rencananya sabu tersebut akan diedarkan lagi di Karimun,” jelas Nendra.

Dari tersangka FR, polisi mengamankan barang bukti dari kantong jaket sebelah kanan berupa, satu paket besar narkotika dan dua paket kecil diduga jenis sabu dengan rincian yakni, paket besar berat kotor 22,94 gram, satu paket kecil dengan berat bruto 0,63 gram dan 0,44 gram

Setelah dilakukan pengembangan, FR mengaku bahwa barang tersebut diperoleh dari seorang yang bernama Bang Manis yang berada di wilayah Batam untuk dibawa ke Tanjungbalai Karimun.

“Pengembangan yang kita lakukan, Ia mengaku barang tersebut diperoleh dari seorang yang bernama Bang Manis di Batam. Tersangka kita amankan di jalan keluar Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun saat ingin melakukan transaksi,” ungkap Nendra.

Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Karimun untuk dilakukan proses sidik. Tersangka disangkakan pasal 114 dan 112 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5 tahun sampai 20 tahun penjara. (ian)