Karimun, Lendoot.com – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Kepri, Kombes Pol Rakhmat menegaskan, apabila masyarakat menemukan informasi mengenai orang yang bisa menjamin memasukan calon pendaftar sebagai anggota Polri, maka segera dilaporkan ke tim saber dan Provost Pengamanan (Propam), atau langsung ditangkap.

Hal tersebut disampaikannya di sela-sela menghadiri acara ekpose di kantor DJBC Kepri kemarin.

“Masyarakat yang memperoleh informasi adanya orang yang mengaku bisa menjamin meloloskan langsung laporkan saja. Kalau polisi ya tangkap saja, kita ada tim saber dan provost. Kita tegaskan rekuitmen tidak dipungut biaya apapun,” tegasnya.

Ia menyampaikan, jika proses perekrutan anggota Polri yang baru akan dilakukan sebersih-bersihnya dan tanpa ada biaya. Jika ditemukan pendaftar yang mencari sponsor atau melakukan suap dan bila ditemukan maka akan langsung didiskualifikasi.

“Jadi kalau memang ada yang mencari sponsor atau melakukan suap akan langsung didiskualifikasi,”ujarnya.

Rakhmat menambahkan untuk tahun ini, Polda Kepri mendapatkan kuota sebanyak 242 anggota baru. Terdiri dari 227 diantaranya adalah polisi lak-laki dan 15 lainnya polisi wanita (Polwan). Dan akan dididik di Jakarta dan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Provinsi Kepri yang berada di Tanjungbatu, Kabupaten Karimun. (ian)