Tanjungpinang, Lendoot.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan yang meresmikan rumah perlindungan perempuan dan anak (Rumah Melati) dan gedung pusat pembelajaran keluarga (Puspaga Gelige) yang baru diresmikannya, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat.
“Saya harapkan Rumah Melati dan Gedung Puspaga Gelige dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” ujarnya Hasan usai meresmikan Rumah Melati dan Puspaga Gelige yang terletak di UPTD Perlindungan Perempuan Jalan Ahmad Yani Batu 5 Tanjungpinang itu.
Hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Rustam yang selanjutnya dilakukan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
Dalam kesempatan itu, Hasan juga menyerahkan bantuan peralatan kuliner berupa mixer, dandang, serta perlengkapan buket bunga, yang diserahkan kepada perempuan miskin, rentan dan perempuan kepala keluarga.
Hasan menyebut, permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Tanjungpinang masih cukup tinggi. Menurutnya, pemerintah hadir untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat salah satunya kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Tentunya kita harus mencari ujung masalahnya dimana, disampaikan Kepala DP3APM bahwa banyak faktor sehingga kekerasan terjadi, ini harus menjadi perhatian,” ujarnya dalam sambutannya.
Hasan mengatakan, diresmikan Rumah Melati dan Gedung Puspaga Gelige salah satu upaya Pemko Tanjungpinang untuk meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Dalam rumah ini, lanjutnya, ada disediakan psikolog yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk konsultasi dan konseling. Tidak hanya itu dalam rumah dan gedung tersebut disiapkan fasilitas yang cukup memadai.
Ia mengungkapkan, Pemko sangat konsen terhadap masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak ini. Dirinya bersama Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala DP3APM telah berdiskusi secara internal menyusun rencana aksi penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Nanti akan kita rampungkan apa yang menjadi rencana aksi yang akan dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang dapat meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak,” Imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DP3APM Tanjungpinang Rustam menyampaikan, peresmian Rumah Melati dan Gedung Puspaga Gelige merupakan tindak lanjut dari arahan Pj Wali Kota Hasan dan harapan Kapolresta Tanjungpinang, tentang pentingnya pencegahan kekerasan kepada anak di Tanjungpinang yang cukup tinggi. (amr)

