Karimun, Lendoot.com – Berdasarkan Manusia of Standard (MOS) 139, jenis pesawat ATR 42, Express Air serta R72 Wings sudah bisa mendarat di Bandar Udara Raja Haji Abdullah (RHA) Kabupaten Karimun.

Hal ini dibenarkan Kepala Bandar Udara Raja Haji Abdullah (RHA), Saptono melalui Kepala Kelompok Teknisi, Kukuh saat dikonfirmasi, Rabu (28/11/2018).

“Kami ini hanya penyedia fasilitas, fasilitas sudah kita kembangkan secara aturan di MOS 139. Dan bisa dioperasionalkan untuk jenis ATR 42. Kalau wilayah Kepri ini Express air sudah ada dan R72 Wings. Dan kita sudah menawarkan namun finalnya mereka yang memutuskan masuk atau tidaknya,” ujarnya.

Kukuh mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengajukan penawaran untuk mengoperasionalkan kepada pihak management maskapai. Ia juga menuturkan bahwa landasan pacu Bandar Udara RHA Karimun berukuran 1400×40 sejak tahun 2015 lalu sudah terverifikasi dan sudah siap secara fasilitas.

“Secara fasilitas sisi udara kita siap dan untuk sisi darat seperti terminal sudah sesuai master plan dan akan ada pemindahan pergeseran, kita tinggal menunggu Pemerintah Daerah untuk ketersediaan lahan. Namun mengantisipasi hal tersebut kita mengusulkan ke pusat untuk yang ada di optimalkan,” kata Kukuh, Rabu (28/11/2018)

Kukuh menjelaskan, Bandar Udara Raja Haji Abdullah ini merupakan bandar perintis dibawah naungan KPA Dabo Singkep dengan rute penerbangan saat ini Pekanbaru dan Dabo Singkep dan ber kapasitas sebanyak 30 penumpang.

“Saat ini kami masih melaksanakan perintis di bawah naungan KPA Dabo Singkep denga rute pekanbaru seminggu tiga kali dan Dabo Singkep seminggu satu kali. Untuk kapasitas 30 penumpang dan diharapkan bisa mencapai menjadi 70 penumpang,” jelasnya.

Kukuh menambahkan bahwa landasan tersebut mengacu pada master plan KP 355 tahun 2016 yang sudah ditandatangani oleh Kementerian Perhubungan, Ultimateny 1600×30.

“Alhamdulillah sudah tercapai 1400×40 dengan target 80 persen kita selesaikan. Kenapa harus 1600 karena Karimun ini merupakan daerah perbatasan jadi untuk jenis pesawat seperti Hercules itu bisa masuk,” tambahnya. (Riandi)