Ketua Umum IWO, Jodi Yudono menyerahkan pataka kepada ketua IWO Karimun terpilih, Rusdianto
Ketua Umum IWO, Jodi Yudono menyerahkan pataka kepada ketua IWO Karimun terpilih, Rusdianto (Humas IWO)

Karimun, Lendoot.com – Organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Pimpinan Daerah Kabupaten Karimun mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan di gelar awal Mei 2018 mendatang, kegiatan ini dilaksanakan untuk menjadikan wartawan lebih berkompeten dalam melaksanan kejurnalistikan dalam meyampaikan pemberitaan melalui karya tulisan.

Hal ini juga merupakan amanah dari Peraturan Dewan Pers No. 1/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan yang menyebutkan bahwa hanya wartawan yang dapat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan. Namun, tidak ditetapkan lebih lanjut kriterianya. Oleh karena itu, dengan memperhatikan tujuan disusunnya Standar Kompetensi Wartawan, perlu dirumuskan kriteria peserta Uji Kompetensi Wartawan.

“Intinya ini demi kebaikan kita sebagai wartawan,”kata Ernis P Hutabarat Ketua Panitia UKW dari (sindobatam.com), Selasa (23/4/2018).

Dia menambahkan, Peserta Uji Kompetensi Wartawan nantinya akan melengkapi berbagai persyarakat sebelum mengikuti proses ujian. Diantaranya Bekerja sebagai wartawan yang dibuktikan dengan kartu pers atau surat keterangan dari perusahaan pers dan menunjukkan hasil kerja atau karya jurnalistiknya tiga bulan terakhir. Telah menjadi wartawan sekurang-kurangnya selama 1 (satu) tahun.

Selanjutnya, Bekerja sebagai wartawan di perusahaan pers dan lembaga penyiaran yang memenuhi ketentuan: Pertama, Berbadan hukum Indonesia dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT), Yayasan, Koperasi, atau badan hukum pers lain yang dibentuk oleh negara yang disebutkan atau disiarkan secara terbuka melalui media masing-masing.

Kedua, Memuat nama penanggung jawab dan alamat (termasuk nomor telepon dan alamat surat elektronik) secara terbuka di masing-masing media. Ketiga, melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi secara teratur sekurang-kurangnya selama 6 (enam) bulan berturut-turut.

Selanjutnya yang keempat, dikelola untuk kepentingan umum, bukan media kehumasan, dan bukan media internal organisasi atau perusahaan dan terakhir Tidak menggunakan nama dan atau logo penerbitan, laman, atau lembaga penyiaran yang menyerupai nama lembaga negara atau badan publik.

“Lembaga penguji menolak calon peserta uji kompetensi yang tidak memenuhi kriteria di atas.”tegasnya.

Dia menambahkan, dalam pengujian nantinya Dewan Pers tidak mengeluarkan sertifikat kompetensi bagi peserta Uji Kompetensi Wartawan yang tidak memenuhi kriteria di atas sehingga diharapkan kepada seluruh peserta UKW untuk mempersiapkan diri dengan baik.

“Kita harus siap, tunjukkan sikap percaya diri agar kelulusan dapat kita capai. Bila perlu semua lulus dan itu yang kita harapkan,”pesannya

Ernis juga mengatakan membuka peluang bagi anggota di luar IWO untuk mengikuti UKW tersebut, di mana saat ini kuota untuk Muda dan Madya masih tersedia. Untuk itu bagi yang berminat katanya dapat langsung menghubungi kepanitiaan di 0823-7767-7774 atas nama Maszan Sianturi (bendahara IWO Karimun).

“Kalau untuk Utama memang sudah full, namun untuk Muda dan Madya masih cukup banyak. Makanya bagi yang berminat dapat menghubungi panitia kita,” tambahnya.

Pelaksanaan UKW akan di gelar awal Mei 2018 di Gedung Nasional, Kecamatan Karimun. Panitia saat ini membuka pendaftaran bagi yang berminat dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 2.000.000 untuk setiap peserta di luar akomodasi dan penginapan. Acara direncanakan selama 3 hari ini menghadirkan tim penguji dari LKBN Antara Pusat.