Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Karimun Masifkan Gerakan Konsumsi Pangan Lokal

Suasana Rakor mengintensifkan pangan lokal di Pemkab Karimun, kemarin, (ft msaimi)

Suasana Rakor mengintensifkan pangan lokal di Pemkab Karimun, kemarin, (ft msaimi)

Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun secara resmi meluncurkan Sosialisasi Gerakan Konsumsi Pangan Lokal, Senin (9/3/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap komoditas pangan impor.

Acara yang dipusatkan di Tanjung Balai Karimun tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah, Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta para pelaku usaha dan UMKM sektor pangan di Kabupaten Karimun.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., menekankan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang pemenuhannya harus didorong melalui diversifikasi atau penganekaragaman konsumsi. Ia menyoroti kekayaan sumber daya alam Karimun yang menyediakan berbagai alternatif karbohidrat selain beras.

“Potensi pangan lokal kita seperti sagu, ubi, dan jagung tidak hanya memiliki nilai gizi yang tinggi, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi besar bagi masyarakat serta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah kita,” ujar Wakil Bupati.

Melalui gerakan ini, Pemkab Karimun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai membiasakan konsumsi pangan lokal dalam pola makan sehari-hari. Wakil Bupati juga menginstruksikan agar seluruh instansi pemerintahan menjadi teladan dengan menyajikan penganan lokal dalam setiap kegiatan resmi maupun agenda kemasyarakatan.

Sosialisasi ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat agar tidak terpaku pada satu jenis bahan pangan pokok saja. Di sisi lain, gerakan ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM pangan lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk olahannya.

Dengan optimalisasi pangan lokal, Kabupaten Karimun optimistis dapat membangun kemandirian pangan yang tangguh, sehat, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi kerakyatan di masa depan. (*/msa)

Exit mobile version